Banten

MBG Menuai Kontroversi, Anggaran Dipangkas hingga Rp7.500 per Porsi, Kok Sudah Sangat Besar?

AA LaNyalla Mahmud Mattalitti | 20 Juli 2024, 14:20 WIB
MBG Menuai Kontroversi, Anggaran Dipangkas hingga Rp7.500 per Porsi, Kok Sudah Sangat Besar?

AKURAT BANTEN - Rencana makan siang gratis yang diubah menjadi makan bergizi gratis (MBG) menuai kontroversi, bukan karena dirubah namanya tetapi topik perbincangannya justru terkait anggaran yang telah dipangkas dari Rp15.000 menjadi Rp7.500 per porsinya.

Wacana pemangkasan anggaran yang bersumber dari Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran tersebut, menuai tanggapan yang beragam karena setiap daerah akan berbeda soal penetapan besaran anggarannya.

Seperti baru-baru ini Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, bahwa Rp7.500 per porsi untuk makanan bergizi gratis sudah cukup, bahkan sangat besar di wilayah tertentu.

Baca Juga: Pj Gubernur Banten, Al Muktabar: Geoportal Kebijakan Satu Peta (KSP) 2.0 dan White paper OMO Beyond 2024, Agenda Pembangunan di Provinsi Banten

"Saya kira untuk daerah tertentu Rp7.500 sudah sangat besar itu," kata Muhadjir di Jakarta, Kamis, 18 Juli 2024 dikutip Akurat Banten.

Namun menurut ekonom Verdhana Sekuritas Heriyanto Irawan, tim presiden terpilih masih mempertimbangkan untuk menurunkan biaya makanan per hari, info tersebut didapatnya setelah bertemu dengan Tim Gugus Tugas Sinkronisasi Prabowo-Gibran.

"Setelah dikomunikasikan angka Rp71 triliun, tim ekonomi presiden terpilih memikirkan apakah biaya makanan per hari itu bisa diturunkan lebih hemat dari Rp15 ribu ke Rp9 ribu atau Rp7.500. Bisa kita pahami tentunya mereka mau program itu menyentuh lebih banyak rakyat," katanya

Baca Juga: Lebih dari 4 ribu Penerbangan di Dunia Harus Dibatalkan karena Gangguan Teknologi Informasi Global

Selanjutnya soal MBG, Airlangga Hartarto ikut merespons dipangkasnya anggaran menjadi Rp7.500 per anak, Ia memastikan bahwa anggaran tersebut berbeda untuk setiap daerah. Kemudian Ia memastikan bahwa anggaran program MBG sebesar Rp71 triliun telah ditetapkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025.

"program makan gratis sudah dianggarkan dalam RAPBN sebesar Rp 71 triliun. Teknisnya akan dibahas lebih detail lagi,Tentu setiap daerah berbeda dan (secara) teknis akan dibahas ke depan," ujar Airlangga

Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka meminta kepada media untuk tidak memberitakan sesuatu yang belum pasti.

Baca Juga: PWNU Jakarta Berhentikan 4 Pengurus LBMNU yang Berkunjung dan Berhubungan dengan Israel

"Kata siapa, tunggu kepastiannya dulu, jangan memberitakan hal-hal yang belum pasti" ujar Gibran

 Adapun besaran Rp15.000 setiap porsi, menurut Gibran sudah diujicobakan di beberapa tempat dinilai cukup ideal, bahkan sudah melibatkan banyak ahli gizi untuk meneliti kelayakannya.

Meski demikian, pihaknya terbuka untuk menerima setiap masukan dari para guru disekolah, wali murid maupun siswa-siswi terkait program tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.