Banten

Viral, Atlet Renang Popkab Sleman Dicoret dari Daftar Pemenang

Mitha Theana | 29 November 2023, 19:26 WIB
Viral, Atlet Renang Popkab Sleman Dicoret dari Daftar Pemenang

AKURAT BANTEN - Seorang atlet renang Popkab Sleman, DIY, bernama Egi, mendadak viral di media sosial. Lantaran, namanya mendadak hilang dari daftar pemenang. 

Padahal, dirinya merupakan peserta tercepat kedua di nomor 100 meter. Tetapi namanya diganti dengan peserta ke-3 dan ke-4. 

Melansir unggahan Instagram @undercover.id, tampak Egi sedang menangis memeluk ibunya. Dia masih tidak terima dinyatakan kalah dalam ajang itu. 

Baca Juga: BNN Banten Sebut Banyak Narkoba Dikendalikan Napi Karena Lapas Tidak Tegas

"Anak kami Egi (Ghiyats) baru saja mengikuti lomba renang Popkab Sleman DIY. Pada saat perlombaan, Egi, alhamdulilah berhasil menjadi tercepat kedua di nomer 100M gaya bebas," kata sang ibu, dikutip dari Instagram @undercover.id, Rabu (29/11/2023).

Dijelaskan, banyak orang yang menyaksikan dan mendokumentasikan perlombaan tersebut dan hasilnya Egi berada di nomor kedua.

"Namun tiba-tiba pas pengumuman hasil lomba, Egi tidak mendapatkan medali apa-apa. Kami sempat mengajukan protes dengan mengajukan video hasil rekaman kami," jelasnya.

Namun, panitia tidak mau menerima masukan dan tetap pada keputusannya. Jadi yang menjadi pemenang versi panitia adalah peserta dengan nomor 1, nomor 4, dan nomor 3.

Baca Juga: Bejat! Ayah di Pondok Aren Tangsel Cabuli Anaknya Selama 4 Tahun Hingga Hamil 8 Bulan

"Kami pulang dengan hati yang sangat hancur. Terlebih anak kami yang sudah berjuang berlatih selama 1 bulan. Yah, walaupun kami masih bisa bersyukur, masih mendapatkan medali perunggu di Kelas 50 m gaya bebas," sambungnya.

Dirinya pun berharap, Pengda Aquatik Sleman melakukan intropeksi.

"Semoga kami bisa bangkit lagi. Semoga Pengda aquatik Sleman bisa melakukan instropeksi dengan membuka mata hati, mendengarkan dan juga menerima kritikan ketika ada keluhan," jelasnya.

Baca Juga: ASN Berikut Korpri Diminta Untuk Tidak Ikut Berpolitik Praktis, Jika Terlibat Dikenakan Sanksi

Lebih lanjut, dirinya juga berharap cabang olahraga Aquatik di Sleman dapat berkembang pesat.

"Jangan menutup diri dengan hal-hal yang bersifat masukan. Terutama untuk pengembangan atlet olahraga aquatik," tambahnya.

Sementara itu, dalam video yang beredar tampak Egi menangis memeluk ibunya. Dia tidak terima, namanya dicoret sebagai pemenang dan digantikan dengan peserta yang lebih lambat darinya.

Sayangnya, hingga kini pihak panitia masih belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kecurangan itu.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.