Banten

Hasil Gelar Perkara Ijazah Jokowi Terbongkar! Rismon Sianipar Kecewa Hingga Lakukan Ini

Andi Syafriadi | 10 Juli 2025, 07:46 WIB
Hasil Gelar Perkara Ijazah Jokowi Terbongkar! Rismon Sianipar Kecewa Hingga Lakukan Ini

AKURAT BANTEN - Ahli Digital Forensik Rismon Sianipar mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam atas ketidakhadiran mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam gelar perkara khusus terkait dugaan ijazah palsu yang digelar oleh Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri pada Rabu (9/7/2025).

Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan ketidakhadiran pihak Universitas Gadjah Mada (UGM), institusi yang disebut-sebut sebagai almamater Jokowi.

Baca Juga: Ahli Forensik Bongkar Cara Cek Ijazah Jokowi Asli atau Palsu, Ada 3 Trik yang Bisa Dilakukan Roy Suryo di Rumah

"Kami sangat kecewa dengan ketidakdatangan dari Pak Jokowi, ya. Katanya lulusan UGM, katanya ijazah asli. Tapi saat diberi kesempatan untuk membuktikan itu secara terbuka, justru mangkir. Pihak UGM pun tidak hadir, padahal mereka bisa menjelaskan banyak hal dan meyakinkan publik. Tapi kesempatan itu tidak dimanfaatkan, sangat disayangkan," ujar Rismon usai mengikuti gelar perkara di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

Menurut Rismon, ketidakhadiran Jokowi dan UGM dalam forum resmi ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan dokumen ijazah yang dipersoalkan.

Ia bahkan menyebut, tim hukum Jokowi tidak berani sekalipun menampilkan versi digital dari ijazah tersebut dalam gelar perkara.

"Yakinlah itu palsu. Bayangkan, hanya menampilkan versi digital saja tidak berani. Takut kami analisa, padahal dengan mata telanjang saja sudah bisa terlihat banyak kejanggalan. Ini justru menimbulkan kecurigaan lebih besar," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa Presiden ke-7 RI Joko Widodo tidak hadir dalam gelar perkara tersebut.

Proses itu berlangsung tertutup dan hanya dihadiri oleh beberapa pihak, termasuk mantan Menpora Roy Suryo serta perwakilan dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), yang selama ini menjadi pihak pelapor dalam kasus tersebut.

Tim kuasa hukum Jokowi pun hadir mewakili mantan presiden tersebut.

Salah satu kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menjelaskan bahwa kliennya telah memberikan kuasa penuh untuk menghadiri dan mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan, termasuk dalam perkara ini.

Baca Juga: Roy Suryo Mulai Takut? Keaslian Ijazah Jokowi Mulai Terungkap Usai Sang Pakar Telematika Mangkir

“Memang khusus untuk ini, Pak Jokowi sudah memberikan kuasa kepada kami. Jadi ketidakhadiran beliau bukan tanpa alasan,” ujar Yakup.

Namun demikian, Yakup menambahkan bahwa pihaknya telah menyampaikan keberatan atas pelaksanaan gelar perkara khusus ini, karena tidak diatur secara eksplisit dalam tahap penyelidikan hukum.

Meski begitu, mereka berharap setelah gelar perkara ini, tidak ada lagi polemik di publik mengenai keaslian ijazah Jokowi.

Namun sikap tersebut tetap menuai kritik dari berbagai pihak.

Baca Juga: Inilah Bukti Nyata Ijazah Jokowi Asli, Sosok Penting Ini Pernah Memegangnya, 'Orang Nyata'

Wakil Ketua TPUA, Rizal Fadillah, menilai bahwa ketidakhadiran Jokowi mengindikasikan ketakutan.

“Seharusnya Jokowi hadir dengan membawa ijazah yang katanya asli. Tapi tidak juga. Bahkan kuasa hukumnya tidak membawa dokumen itu. Ini menunjukkan ada yang salah,” katanya.

Menurut Rizal, gelar perkara ini merupakan momen penting untuk menjernihkan persoalan ijazah yang selama ini menuai tanda tanya di masyarakat.

“Kalau memang tidak ada yang ditutupi, seharusnya hadir. Tapi dia justru absen, itu menunjukkan ada ketakutan. Something wrong,” tandasnya.

Dengan situasi yang semakin memanas, publik kini menanti kejelasan lebih lanjut dari penyelidikan aparat penegak hukum terhadap dugaan pemalsuan dokumen penting tersebut.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.