Banten

3 Miliar Pengguna! Instagram 'Gila-Gilaan' Tambah 1 Miliar Orang dalam 2 Tahun, Ini Dua Rahasia Meta Menjegal TikTok

Saeful Anwar | 15 Oktober 2025, 12:26 WIB
3 Miliar Pengguna! Instagram 'Gila-Gilaan' Tambah 1 Miliar Orang dalam 2 Tahun, Ini Dua Rahasia Meta Menjegal TikTok

AKURAT BANTEN-Aplikasi berbagi foto dan video milik Meta ini kini resmi menembus angka 3 miliar pengguna aktif bulanan (MAU).

Kabar fantastis ini diumumkan langsung oleh sang CEO, Mark Zuckerberg, lewat unggahannya di Threads pada hari Rabu (24/9).

“Update capaian yang baik bagi yang mengikuti hitungan: Instagram kini memiliki 3 miliar pengguna aktif bulanan!” tulis Zuckerberg dengan nada bangga.

Dengan pencapaian ini, Instagram berhasil menyusul dua saudara tuanya di bawah payung Meta, yakni Facebook dan WhatsApp, yang lebih dulu menembus angka serupa di awal tahun 2025. Facebook meraih 3 miliar pengguna pada Januari, disusul WhatsApp pada April 2025.

Baca Juga: Ekspor Udang RI Terancam! Skandal Radioaktif Cesium-137 di Cikande Bikin Amerika Serikat Khawatir

Ledakan 1 Miliar Pengguna dalam Waktu Kilat

Yang membuat capaian ini mencengangkan adalah laju pertumbuhannya.

Hanya dua tahun lalu, tepatnya pada Oktober 2022, Instagram baru mengumumkan pencapaian 2 miliar pengguna.

Ini artinya, dalam waktu kurang dari tiga tahun, terjadi lonjakan 1 miliar pengguna baru yang bergabung ke platform ini.

Pertumbuhan masif ini menunjukkan bahwa Instagram tidak hanya bertahan, tetapi juga meledak di tengah persaingan sengit dengan raksasa video pendek seperti TikTok.

Baca Juga: Nyalakan Kembali Asa di Lembaga Antirasuah: Eks Pegawai KPK Tuntut Keterbukaan Hasil TWK dan Minta Kembali Bekerja!

Laporan dari Bloomberg menggarisbawahi dua fitur utama yang menjadi magnet bagi ledakan pengguna tersebut: Reels dan Direct Message (DM).

Reels sebagai Penarik Anak Muda: Fitur video pendek ala TikTok ini dinilai berhasil menarik kembali perhatian audiens muda yang sempat lari ke kompetitor.

Reels tidak hanya menjadi wadah hiburan, tetapi juga panggung baru bagi para kreator.

DM sebagai Alternatif Chatting: Siapa sangka, fitur DM yang awalnya hanya pelengkap, kini semakin populer sebagai alternatif chatting yang lebih "intim" dan cepat selain WhatsApp.

Baca Juga: Bukan KTT Gaza, Mic Panas' Bocorkan Obrolan Prabowo-Trump: Eric dan Don Jr Paling Disorot Dunia

Strategi 'Tarik dan Tahan' Meta: Kontrol Algoritma dan Akses Cepat

Melihat tren positif ini, Meta tak ingin berhenti di angka fantastis. Perusahaan sudah menyiapkan sejumlah pembaruan strategis, terutama pada dua fitur favorit tersebut.

Salah satu inovasi paling penting adalah rencana Meta untuk memberikan kontrol lebih besar kepada pengguna terhadap algoritma yang menentukan rekomendasi konten di linimasa.

Hal ini memungkinkan pengguna untuk "mengatur" apa yang ingin mereka lihat, sebuah langkah yang dapat meningkatkan kepuasan dan loyalitas pengguna.

Selain itu, Meta juga tengah menyiapkan tombol khusus untuk memudahkan akses ke Reels dan DM langsung dari halaman utama aplikasi.

Tujuannya jelas: membuat pengguna bisa lebih cepat menikmati konten atau berkomunikasi tanpa harus berputar-putar, memaksimalkan user experience dan engagement.

Baca Juga: MIRIS! Diejek 'Wadon' Berujung Maut di Sekolah: Kasus Bullying SMP Grobogan hingga Tengkorak Korban Patah

Panggung Global Baru dan Tantangan Keberlanjutan

Di balik capaian besar 3 miliar pengguna ini, muncul pula pertanyaan kritis: Apakah Instagram mampu mempertahankan momentum pertumbuhan dan tetap relevan di tengah persaingan abadi dengan TikTok, YouTube Shorts, hingga aplikasi baru yang kerap bermunculan?

Mark Zuckerberg sendiri terlihat yakin bahwa inovasi berkelanjutan adalah kunci agar Instagram tetap menjadi pilihan utama netizen global.

Fokus pada konten video (Reels) dan interaksi pribadi (DM) menunjukkan keseriusan Meta dalam berevolusi.

Baca Juga: YAKIN TEMBUS! 5,67 Persen: Menkeu Purbaya Bocorkan 'Jurus Rahasia' Ekonomi Prabowo-Gibran, PPN Siap Digoyang?

Dengan 3 miliar pengguna aktif bulanan, Instagram kini bukan hanya sekadar media sosial untuk berbagi foto estetik.

Ia telah menjelma menjadi panggung global, ruang interaksi sosial, sekaligus etalase bisnis digital yang semakin besar pengaruhnya dalam kehidupan miliaran orang di seluruh dunia.

Dunia kini menyaksikan, sejauh mana Instagram akan berlari dalam babak baru persaingan media sosial.(**) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman