Banten

Bukan Cuma Untung! Ini Alasan Mengapa Profit Bukan Segalanya dalam Bisnis

Moehamad Dheny Permana | 19 Mei 2025, 20:51 WIB
Bukan Cuma Untung! Ini Alasan Mengapa Profit Bukan Segalanya dalam Bisnis

Akurat Banten - Dalam dunia bisnis, keuntungan atau profit sering dianggap sebagai tolok ukur utama kesuksesan.

Namun, apakah benar bahwa profit adalah segalanya? Pertanyaan ini semakin relevan di tengah perubahan cara pandang pelaku usaha terhadap tujuan bisnis yang lebih luas dari sekadar angka laba.

Apa yang membuat profit bukan satu-satunya tujuan bisnis? Banyak pengusaha dan perusahaan kini menyadari bahwa keberlanjutan, dampak sosial, serta nilai-nilai yang dipegang perusahaan sama pentingnya dengan keuntungan finansial.

Konsep ini dikenal sebagai triple bottom line, yakni fokus pada profit, people (manusia), dan planet (lingkungan).

Baca Juga: 5 Kesalahan dalam Menentukan Harga Produk yang Bisa Bikin Bisnismu Rugi Besar

Perusahaan seperti Patagonia atau TOMS menjadi contoh nyata bagaimana bisnis bisa sukses sekaligus memberi kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Siapa yang berperan dalam perubahan paradigma ini? Para pelaku usaha muda, konsumen sadar sosial, serta investor yang kini mempertimbangkan faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) menjadi pendorong utama.

Mereka tak hanya menilai kinerja perusahaan dari laba, tetapi juga dari bagaimana perusahaan memberi dampak.

Perubahan ini mulai berkembang dalam satu dekade terakhir, terutama sejak munculnya tren bisnis berkelanjutan dan meningkatnya kesadaran terhadap isu global seperti perubahan iklim dan ketimpangan sosial.

Baca Juga: Mengapa Banyak Startup Bangkrut di Tahun Pertama? Ini Jawaban Mengejutkan Para Ahli!

Perusahaan yang beroperasi di berbagai sektor kini mulai menerapkan pendekatan ini, dari startup teknologi hingga industri manufaktur.

Mereka mendesain bisnis yang tidak hanya menguntungkan, tetapi juga berdampak baik secara jangka panjang.

Mengapa penting mengedepankan nilai lebih dari sekadar profit? Karena konsumen saat ini lebih loyal kepada merek yang memiliki nilai dan tujuan yang jelas.

Sementara itu, karyawan juga cenderung lebih termotivasi bekerja di perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan dan keberlanjutan.

Baca Juga: Jakarta Terancam Lumpuh, Ribuan Ojol Siap Gelar Aksi Nasional 20 Mei

Dengan menerapkan pendekatan bisnis yang berorientasi nilai, perusahaan tak hanya membangun reputasi jangka panjang, tetapi juga menciptakan perubahan positif bagi dunia.

Inilah alasan mengapa profit memang penting, tetapi bukan segalanya dalam bisnis.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.