Apple Developer Academy Indonesia Rayakan 400 Kelulusan, Lihat Nih Hasil Karyanya!

AKURAT BANTEN - Apple Developer Academy Indonesia merayakan kelulusan 400 siswa dari kampus-kampus di Jakarta, Surabaya, dan Batam.
Para siswa telah menyelesaikan program selama 10 bulan di mana mereka mempelajari dasar-dasar pemograman serta kompetensi profesional, desain, dan pemasaran.
Selain itu, program ini juga memberdayakan para siswa dengan serangkaian keterampilan yang diperlukan untuk membuat aplikasi yang berdampak bagi ekonomi aplikasi iOS yang sedang berkembang pesat di Indonesia.
Baca Juga: Divonis Bersalah Terkait Penipuan Investasi Batu Bara, Andri Cahyadi Cs Ajukan Banding
"Apple sangat bangga dapat membantu memberdayakan komunitas pengembang aplikasi di Indonesia yang terus bertumbuh," ujar Susan Prescott, Vice President Apple untuk Worldwide Developer Relations, dalam keterangan tertulis, Kamis (7/12/2023).
"Lulusan akademi tahun ini telah menunjukkan kreativitas dan bakat yang luar biasa. Mereka telah merancang aplikasi untuk mendukung berbagai hal, mulai dari kesehatan hingga kewirausahaan," jelasnya.
Berasal dari latar belakang yang beragam, lulusan tahun ini datang dari 80 kota di seluruh Indonesia, dengan rentang usia antara 18 hingga 43 tahun.
Akademi ini juga mencatatkan jumlah peserta perempuan terbanyak sejak program ini dimulai.
Para siswa dari angkatan 2023 juga berpartisipasi dalam kompetisi tahunan Apple, Swift Student Challenge, yang menghasilkan 51 pemenang - jumlah pemenang dari Indonesia terbanyak sejak Akademi didirikan.
Acara kelulusan hari ini menyoroti tiga tim yang lulus dan aplikasi menarik mereka yang memanfaatkan teknologi Apple untuk mengatasi tantangan nyata di masyarakat dan mendukung kewirausahaan.
Beberapa aplikasi tersebut antara lain Jalur, yang membantu para pengemudi Muslim dalam menemukan masjid di sepanjang rute perjalanan mereka agar bisa menunaikan ibadah sholat.
Baca Juga: Napi Perempuan Lapas Kelas IIA Tangerang Kabur, Sempat Terlihat di Tanah Tinggi
Kemudian HerLens yang memanfaatkan machine learning untuk mendukung petugas kesehatan dalam menafsirkan hasil skrining kanker serviks yang lebih akurat.
Ada juga LYFY, sebuah alat untuk pemilik bisnis online agar dapat berinteraksi lebih baik dengan calon pembeli selama siaran langsung.
Sejak dibuka pada tahun 2018, Apple Developer Academy telah melatih lebih dari 2.000 calon pengembang di Indonesia, bermitra dengan institusi pendidikan tinggi lokal terkemuka, termasuk Universitas BINUS di Jakarta, Universitas Ciputra di Surabaya, dan Infinite Learning di Batam.
Banyak alumni Akademi yang membangun karir mereka di bidang pengembangan aplikasi dengan mendaftar di program pelatihan Apple lebih lanjut, seperti Apple Entrepreneur Camp, serta program Catalyst yang menawarkan bimbingan, inspirasi, dan wawasan tambahan dari para ahli dan insinyur Apple untuk membawa aplikasi mereka ke tingkat berikutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 6Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 8Uang Pelicin Rp338 Juta di Balik Kredit Fiktif Bank BJB: Polda Banten Bongkar Modus Licik Rekayasa Dokumen, Negara Boncos Rp8,7 Miliar!
- 9Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 10MU Dihajar Bournemouth, Legenda Liverpool Mengamuk! Gerrard Sebut 6 Pemain Setan Merah Tak Cukup Bagus





