Sering Disamakan dengan Makhluk Halus, Ribuan Orang Bunian Ditemukan di Atas Gunung

HARIAN MASSA - Keberadaan orang bunian atau orang kerdil sering dianggap mitos. Bahkan, kerap disamakan dengan makhluk halus.
Keberadaan orang bunian ini sering dikaitkan dengan kepercayaan masyarakat Minangkabau dan Melayu di Sumatera, Indonesia.
Namun, orang kerdil atau bunian ini ternyata juga ada di wilayah Jawa. Jumlahnya bahkan mencapai ribuan orang di tengah gunung.
Baca Juga: Eks Wamenkumham Eddy Hiariej Bisa Keluarkan SP3 Kasus Bareskrim Polri
Baca Juga: Jelang Nataru Pj Wali Kota Serang Sidak Stok dan Harga Bahan Pokok di Pasar Rau
Seperti dilansir dari laman Instagram @majapahitstudyclub. Dalam unggahannya, dikatakan ada saksi yang melihat orang bunian.
"Warga temukan 1.500 orang bunian di atas gunung," katanya, dikutip Akurat Banten, Jumat (8/12/2023).
Dijelaskan dia, keberadaan orang kerdil setinggi 80 Cm ini berada di pedalaman hutan dengan kehidupan yang terisolasi.
Saking misterinya, orang bunian pernah menjadi riset peneliti asing
"Sampai saat ini ada perbedaan dan persamaan definisi antara orang Wel, orang Kalang, dan orang Bunian," sambungnya.
Baca Juga: Sampah Berserakan dan Ditempati Pedagang, Trotoar Taman Museum Multatuli Tak Lagi Nyaman
Diterangkan, orang Bunian dianggap sebagai mahkluk halus dan sebagian lainnya mendefinisikan sebagai manusia kerdil yang tidak memiliki filtrum atau garis vertikal antara hidup dan bibir atas.
Beberapa peneliti asing melakukan riset akan keberadaan orang-orang misterius ini antara lain Pieter Johannes Veth (1895), Mitsuo Nakamura (1983), Debbie Martier (1994), maupun dalam catatan Belanda Javaansch Nederduitsch Woordenboek.
"Kali ini kita menemui salah satu warga yang memiliki pengalaman sering bertemu dengan manusia kerdil di sebuah bukit di pedalaman hutan," ungkapnya.
Baca Juga: Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Melompat saat KRL Melintas di Stasiun Depok
Baca Juga: Ketua SPN Beberkan Alasan Gubernur Tidak Merevisi SK UMK di Provinsi Banten
Diceritakan bahwa sekitar 10 km dari desa terdekat terdapat sebuah lokasi dengan keberadaan orang-orang kerdil berjumlah sekitar 1.500 orang dengan kehidupan terisolasi.
Orang-orang ini sering membantu warga yang mencari lidi aren untuk sapu lidi, mereka mengumpulkannya dengan harapan ditukar dengan makanan yang warga.
Dilanjutkan, bahwa mereka membuat rumah pohon di atas pohon-pohon aren.
"Bahkan beberapa warga dikatakan pernah melihat tempat tersebut. Benarkah cerita warga dusun Troliman desa Begaganlimo, Gondang, Mojokerto, Jawa Timur ini?," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!

