Banten

ODGJ Ditemukan Tewas di Pinggir Rel, Diduga Ditabrak Kereta Rangkasbitung-Tanah Abang

Ratu Tiarasari | 8 Februari 2024, 20:13 WIB
ODGJ Ditemukan Tewas di Pinggir Rel, Diduga Ditabrak Kereta Rangkasbitung-Tanah Abang

AKURAT BANTEN - Seorang pria, warga Kampung Cijoro, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, ditemukan tewas di samping rel KAI di Kompleks Pendidikan.

Korban diduga tertabrak kereta KRL Rangkasbitung-Tanah Abang.

Korban diketahui bernama Moh Hidayat warga Kampung Cijoro. Korban mengalami luka berat di beberapa bagian tubuh.

Baca Juga: Lantaran Megawati Hangesri di Lirik Pelatih Voli Italia, Federasi Voli Korea Akan Menaikkan Gaji Pemain Asing

Jenazah korban yang tergeletak itu sempat menjadi tontonan warga sekitar maupun pengendara yang melintas untuk melihat mayat diduga tertabrak kereta.

Ketua RT01/01 Kampung Cijoro, Najmudin mengatakan, korban mengidap penyakit orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).

Korban dikenal baik dan belum memiliki keluarga alias masih lajang. Menurut warga, walau korban mengalami penyakit ODGJ, korban sering membantu keluarga dalam hal ekonomi dengan mengumpulkan barang bekas.

"Setelah saya cek itu benar warga saya, umurnya sekitar 46 tahun," katanya, Rabu (8/2/2024). 

Baca Juga: Cak Imin Sindir Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono: Gak Punya Malu!

Najmudin membenarkan warganya tersebut mengidap penyakit ODGJ. Penyakit yang menerpa Moh Hidayat kata dia sudah berlangsung lama, namun korban selama dikenal baik.

"Iya korban mengidap ODGJ, tapi dia orangnya baik. Namun agak susah diatur aja," ujarnya.

Najmudin menegaskan, ia belum tahu persis penyebab kematian korban. Namun dugaan sementara korban tewas lantaran tertabrak KRL Rangkasbitung-Tanah Abang jarena ada luka dibagian tubuhnya.

"Dugaan sementara korban tewas tertabrak kereta. Korban ini sering berjalan di tengah jalan raya, nah mungkin saat berjalan di rel kereta korban tidak mendengar atau tidak mengetahui," tegasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.