Banten

Perang Petasan Usai Tarawih di Lebak Resahkan Warga

Ratu Tiarasari | 13 Maret 2024, 18:56 WIB
Perang Petasan Usai Tarawih di Lebak Resahkan Warga

AKURAT BANTEN - Malam pertama Ramadan 1445 H diwarnai dengan aksi perang petasan antar-remaja di Kampung Citeras, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

Tawuran itu terjadi usai mereka menunaikan salat sunah tarawih berjamaah.

Perang petasan diabadikan oleh warga. Terlihat, satu kelompok mengejar kelompok lain, kemudian tidak lama kelompok lawan juga berbalas menyerang.

Baca Juga: Sopir Truk Gantung Diri di Jalan Tol, Modal Nikah Rp70 Juta Habis untuk Judi Online

Hal itu membuat arus lalu lintas kendaraan terganggu, dan membuat warga resah.

Warga setempat Ibrohim, meminta aparat Kepolisian untuk melakukan patroli pengamanan. Dia khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Bapak-bapak dari kepolisian kami minta melakukan patroli malam, untuk mencegah aksi yang tidak baik seperti perang petasan antar remaja," katanya, Rabu (13/3/2024).

Baca Juga: Para Pemain Manchester City Serang Balik Trent Alexander Pemain Liverpool Atas Pernyataannya di Media

Menurut Ibrohim atau yang biasa disebut Boim, hal itu disampaikannya karena khawatir aksi yang dilakukan para remaja berlanjut, sehingga sholat tarawih puasa Ramadahan menjadi tidak khusyuk.

"Persoalan yang sering terjadi di bulan Ramadhan ini misalnya main petasan, ada tawuran juga menjadi atensi bagi kita semuanya, dan khususnya bagi aparat keamanan,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.