Miliki Sejarah Penting, Tugu Romusha di Lebak yang Roboh Harap Diperbaiki

AKURAT BANTEN - Tugu Romusha peninggalan penjajah Jepang roboh beberapa akibat hujan deras disertai angin kencang.
Tugu bersejarah itu roboh selain faktor cuaca ekstrem diduga akibat kurang rawat.
Founder Komunitas Sejarah Menjejak Lebak Acep Nazmudin berharap, tugu itu bisa dilakukan perbaikan mengingat tugu itu memiliki nilai sejarah yang sangat penting di Kabupaten Lebak.
Baca Juga: Tiga Calon PPP Ngaku Dijebak, Kh. Matin Sarkowi: Kita Hanya Menampung
“Tugu ini monumen penting dan peninggalan sejarah, karena menjadi saksi bisu perjuangan para warga yang tewas menjadi romusha atau pekerja paksa di zaman penjajahan Jepang,” kata Acep Nazmudin, Kamis (25/1/2024).
Tugu Romusha tersebut, menurut Acep, merupakan monumen peninggalan yang menjadi titik sejarah di Kabupaten Lebak Selatan tepatnya di Kecamatan Bayah.
“Bangunan tugu ini penting, sehingga memiliki nilai sejarah yang berharga untuk diketahui oleh banyak orang,” tandasnya.
Baca Juga: Tugu Romusha Peninggalan Tan Malaka di Bayah Roboh
Sebelumnya, Kepala Museum Multatuli Rangkasbitung Ubaidillah Muchtar mengatakan, bila Tugu Romusha tersebut belum tercatat sebagai aset kekayaan cagar budaya.
Sepengetahuannya kata dia, pada tahun 2022 Kepala Desa Bayah Barat pernah membuat surat permohonan kajian soal tugu itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







