Duh! 83 Kios di Pasar Badak Pandeglang Nunggak Bayar Sewa

AKURAT BANTEN - Sebanyak 83 kios di Pasar Badak, Kabupaten Pandeglang, belum melunasi biaya tunggakan sewa ke Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Pandeglang.
Ironisnya, dari 83 kios yang menunggak, terdapat beberapa kios yang mengaku sudah membayar uang sewa.
Tapi, pembayarannya ini, justru bukan ke Diskoperindag, melainkan kepada pihak penyewa awal.
Baca Juga: Anak Gunung Krakatau Siaga 3, Masyarakat Diminta Waspada
Kepala Diskoperindag Kabupaten Pandeglang, Raden Goenara Daradjat menegaskan, bahwa pihaknya saat ini tengah fokus terhadap penyerapan PAD di Pasar Badak Pandeglang.
Namun, dalam penyerapannya ini terdapat kendala, seperti adanya 83 kios yang menunggak bayar sewa hingga menahun.
"Sebenarnya dari 83 kios ini ada beberapa yang sudah membayar sewa. Tapi, pembayarannya bukan kepada kami. Melainkan, kepada pihak penyewa awal," kata Raden Goenara kepada Akurat Banten, di Bukit Sinyonya, Rabu (6/12/2023).
Baca Juga: Pesona Lima Destinasi Super Prioritas (DSP) di Indonesia
Menurutnya, dari 83 kios ini, nilai tunggakannya mencapai Rp200 jutaan. Sedangkan target PAD Pasar Badak di Tahun 2023, yakni senilai Rp3,2 miliar dan baru terealisasi Rp1,5 miliar atau setara dengan 48 persen.
"Bulan Desember ini, kami akan fokus melakukan penagihan tunggakan sewa kios di Pasar Badak Pandeglang, dengan melibatkan kepolisian hingga kejaksaan setempat," ungkapnya.
Ditegaskannya, jika tidak melibatkan aparat penegak hukum, tentu persoalan tunggakan kios ini tidak akan terselesaikan.
Terlebih, adanya dugaan tindakan pidana dari beberapa oknum penyewa awal yang berani mengalihkan sewa tanpa se-izin dan tidak diketahui oleh Diskoperindag.
Baca Juga: Jangan Sampai Rencana Menjadi Bencana, Hindari 5 Hal Jika Ingin Liburan Ke Pantai
"Ada oknum penyewa yang melipatgandakan biaya sewa. Tapi, mereka (oknum) tidak izin dan melaporkannya ke Diskoperindag," tegasnya.
Mengenai biaya sewa kios per-tahun kata Raden Goenara, mulai dari Rp3-5 jutaan.
Mawar, seorang penyewa kios di Pasar Pandeglang mengaku, bahwa dirinya belum melunasi biaya sewa di tahun 2023 ini.
"Kendalanya sepi, dan pendapatannya menurun. Tapi, saya sedang berusaha dan akan melunasinya sebelum akhir tahun ini," singkat Mawar, seraya meminta identitasnya tidak disebutkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini




Terpopuler
- 1Gibran Disorot soal Ijazah, Nama Anies Baswedan Muncul! Refly Harun Ungkap Sosok Pengganti Wapres
- 2Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang Perkuat Kapasitas Keluarga dan Pemasaran UMKM di Kelurahan Setu
- 3Ubah Stigma Mahjong, Andrew Herman Gelar Turnamen Berhadiah Rp15 Juta di One District at Puri
- 4Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 5Ansor Tangsel Sukses Gelar Ansor Fest Experience 2026 di Mall, Padukan Syiar dan Kreativitas Pemuda
- 6Belum Selesai Kasus 115 Pelanggaran! Manchester City Terancam Investigasi Baru dan Sanksi Tambahan
- 7Bukan Sekadar Kalah! Alexander Isak Soroti Kesalahan Fatal Liverpool saat Tumbang 2-3 di Istanbul
- 8Comeback Gila Real Madrid Bikin Bellingham Terpukau! Jude Minta Satu Hal Ini Dipertahankan Los Blancos
- 9Ranking Dua Akpol 1998! Ini Perjalanan Karier Ade Ary Syam Indradi hingga Jadi Karoops Polda Metro Jaya
- 10Jokowi dan Roy Suryo Saling Sindir di Sidang Ijazah, Ending Jabat Tangan Ini Bikin Publik Terkejut!





