Dituding Fitnah Laporan Dana BOS TA 2020, Ketua FK LSM Lebak Santai

AKURAT BANTEN - Ketua Forum Komunikasi LSM Kabupaten Lebak, Yayat Ruyatna menanggapi santai soal laporannya ke Komisi III DPRD Lebak tentang dana BOS TA 2020 yang minta di RDP kan adalah fitnah.
Dia juga mengaku, ketidak hadiran dirinya pada RDP bersama Komisi III DPRD Lebak, karena kondisi badan yang sedang tidak sehat dan berobat di rumah sakit.
Namun, dia mengaku akan meminta kembali ke Komisi III DPRD untuk RDP.
Baca Juga: Kadis Pendidikan Lebak Kabur Ditanya Nasib Kepala Sekolah SD dan SMP
"Apa yang kami sampaikan ke Komisi III DPRD Lebak itu kan belum di RDP kan, fitnah bagaimana? Iya, karena sakit, maka dari itu saya tidak hadir dalam RDP kemarin," kata Yatna, Jumat (17/11/2023).
"Karena kondisi badan sudah kembali pulih dan sehat, kami akan kembali menyampaikan permohonan untuk RDP ke Komisi III DPRD Lebak," imbuhnya.
Menanggapi ratusan Kepala Sekolah yang datang dan hadir di gedung DPRD Lebak, Ketua LSM AGP Lebak Marpausi menduga, kehadiran ratusan Kepala Sekolah di gedung DPRD Lebak dengan dalih ingin mengetahui apa itu RDP ada mobilisasi yang dilakukan.
Menurutnya, kalau tidak ada mobilisasi tidak lah mungkin para Kepala Sekolah yang tidak masuk dalam daftar undangan RDP bersama Komisi III DPRD Lebak, hadir dan meninggalkan tugasnya.
Baca Juga: Abah Jamhari Cilegon, Pewaris Jurus Silat Berru Sakti dan Golok Pusaka dari Banten
"Kami rasa ada mobilisasi yang dilakukan, ada kepentingan apa para Kepala Sekolah yang tidak berkepentingan itu hadir ke gedung DPRD," jelasnya.
Ketua LSM Aliansi Indonesia, Toni Firmansyah menambahkan, dirinya berharap tidak kembali terulang hal serupa.
Di mana para Kepala Sekolah yang tidak berkepentingan memilih hadir ke gedung DPRD Lebak dan meninggalkan tugasnya.
"Apa coba kepentingannya hadir ke gedung DPRD Lebak, kalau hanya ingin tahu apa itu RDP itu hanyalah dalih. Kami berharap tidak lagi terulang, fokus saja pada tugas dan tanggung jawab sebagai Kepala Sekolah di Sekolah yang di pimpinannya," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan






