Banten

Potret Kemiskinan di Banten, Rumah Nyaris Ambruk di Lebak Masih Ditinggali

Mitha Theana | 10 November 2023, 17:26 WIB
Potret Kemiskinan di Banten, Rumah Nyaris Ambruk di Lebak Masih Ditinggali

AKURAT BANTEN – Potret kemiskinan di wilayah Banten, benar-benar nyata. Seperti tampak pada rumah milik warga, di Kabupaten Lebak, Banten. 

Rumah milik Rudi (40), warga Kampung Salapajang, Desa Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, Lebak, itu nyaris ambruk. Hal itu terjadi lantaran kondisi ekonomi pemilik rumah yang sulit.

Parahnya lagi, rumah warga yang tidak layak huni tersebut sudah lama terjadi.

Baca Juga: Hari Pertama Betugas, Kasat Lantas Polres Pandeglang Bagikan Nasi Kotak di Alun-alun Pandeglang

Rudi mengaku, jangankan untuk membenahi rumah miliknya, untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari (makan) pun pas-pasan bahkan tidak jarang ia mengaku kesulitan.

"Sudah lama, iya kalau hujan air hujan pasti masuk ke rumah karena atapnya itu bocor. Bukannya tidak mau membenahi rumah, untuk makan aja pas-pasan," katanya, Jumat (10/11/2023).

Dia berharap, mendapat bantuan dari pemerintah untuk membangun rumahnya yang saat ini kondisinya sudah memprihatinkan agar layak untuk ditempati.

"Iya, harapan saya bisa mendapat bantuan untuk membangun rumah ini. kalau upaya saya juga tidak henti-hentinya terus berupaya, tapi apalah daya kondisi ekonomi saya tidak memadai bahkan sulit," harapnya.

Baca Juga: Ternyata 'SENDOK' Dikenal Sejak Zaman Paleolitik, Digunakan Untuk Apa? Simak Penjelasannya!

Dia juga mengungkapkan, bahwa rumah miliknya itu sudah berkali-kali di data dan di foto-foto untuk di usulkan mendapatkan bantuan baik dari pemerintah desa atau pemerintah daerah.

Namun, hingga saat ini belum juga terealisasi.

“Sudah berkali kali di foto sama pihak desa sama pak kepala desa, tapi belum juga terealisasi,” ungkapnya.

Baca Juga: 365 Hektare Lahan Padi di Pandeglang Gagal Panen, DPKP Pastikan Stok Beras Masih Aman

Kepala Desa Cigoong Selatan, Kecamatan Cikulur, Ending mengatakan, pihaknya akan mengusulkan bantuan rumah milik warga di desanya ke Pemerintah Kabupaten Lebak maupun Pemerintah Provinsi Banten melalui dinas terkait.

"Ya, insyaallah akan kita bantu mengusulkan ke pemerintah, semoga saja secepatnya kita urus dan dapat terealisasi,” tukasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.