Kekeringan di Kabupaten Pandeglang Meluas, 20.639 KK Mengalami Krisis Air Bersih

AKURAT BANTEN - Kekeringan di Kabupaten Pandeglang, Banten, meluas. Saat ini, sudah ada 99 desa yang tersebar di 26 kecamatan yang mengalami krisis air bersih.
Dari jumlah itu, sebanyak 21.174 jiwa dari total 20.639 Kepala Keluarga (KK) terkena dampak kekeringan.
Dari 26 kecamatan itu, yang terdampak bencana kekeringan di antaranya adalah Cadasari, Sukaresmi, Cikeusik, Mandalawangi, Patia, Sobang, Angsana, Karangtanjung, Panimbang, Banjar, Picung, Sindangresmi, Cibitung, Pagelaran, Pandeglang, Saketi, Bojong, Majasari, Munjul, Cigeulis, Kaduhejo, Cibaliung, Mekarjaya, Koroncong, Labuan, dan Kecamatan Cisata.
Baca juga: Polisi Ungkap Temuan Baru Kasus Perundungan Siswa SMP di Cilacap
Kepala Seksi (Kasi) Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Kabupaten Pandeglang, Rian Sutansyah mengatakan, bahwa dari 99 desa terdapat 12 desa yang belum mendapatkan pasokan air bersih.
"Penyebabnya. Karena, banyaknya desa yang mengajukan permohonan bantuan air bersih. Sementara, armada kita terbatas," kata Rian, Rabu (4/10/2023).
Menurutnya, dalam satu hari, belum tentu semua usulan permohonan air bersih ini dapat tercover. Terlebih, desa yang terdampak bencana kekeringan semakin bertambah.
Baca juga: Pria Rebahan di Rel Terlindas KRL di Serpong, Diduga Bunuh Diri
“Selama satu hari penuh, kami hanya mampu mendistribusikan air bersih di lima lokasi. Sedangkan, usulan setiap harinya sebanyak 10 pemohon di beberapa desa," ungkapnya.
Untuk memenuhi pemohon air bersih, pihaknya kerap berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait. Tujuannya, agar beberapa pihak, baik dari swasta, organisasi atau lembaga dan Pemprov Banten ikut membantu untuk mengirimkan pasokan air bersih.
"Selama ini kita mendapatkan bantuan pendistribusian air bersih terhadap warga, dari pihak swasta, organisasi atau lembaga, serta dari Pemprov Banten juga ikut membantu,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan






