Kisah Gubernur Banten Andra Soni Pekerjaannya Dulu Tak Sementereng Sekarang, Cuma Tukang Ini!

AKURAT BANTEN – Andra Soni resmi ditetapkan sebagai Gubernur Banten terpilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten dalam rapat paripurna, Rabu (15/1/2025).
Dua hari setelah penetapan, Jumat (17/1/2025), ia berbagi kisah hidupnya yang penuh perjuangan kepada media di kediamannya, Ciledug, Tangerang Selatan.
Baca Juga: KPK Ultimatum Andra Soni Soal Pungli Perizinan di Tangerang
Perjalanan hidup Andra Soni tidaklah mudah. Lahir dari keluarga sederhana dengan ayah seorang petani penggarap lahan milik orang lain, ia sempat menghabiskan masa kecil di Malaysia.
Ayahnya bekerja secara ilegal di perkebunan kelapa sawit milik Tabung Haji, dan Andra bersekolah di Sekolah Kebangsaan Larang Kota Bahagia hingga kelas 5 SD.
Karena keterbatasan dokumen, ia tak bisa melanjutkan pendidikan ke SMP di Malaysia.
Sang ibu lalu mengirimnya ke Jakarta agar tetap bisa sekolah. Dari SMP hingga SMA, ia berpindah-pindah kota Jakarta, Yogyakarta, hingga Bandung.
Sempat diterima di Universitas Padjadjaran, mimpinya kuliah tertunda karena kendala biaya.
Usai lulus SMA, Andra kembali ke Jakarta tanpa tujuan jelas. Malam pertama ia habiskan tidur di kolong pasar Cipete sebelum menumpang di rumah teman.
Untuk bertahan hidup dan membiayai kuliah di Politeknik Swadharma, ia bekerja sebagai tukang bangunan selama enam bulan, mengaduk semen, membobok tembok, hingga membangun gedung 24 lantai.
Tahun 1998, ia mendapat pekerjaan sebagai messenger atau kurir dokumen.
Baca Juga: Gubernur Banten Andra Soni Temui Khofifah, Bahas Kerja Sama BPD dan Strategi Bangun Ekonomi Daerah
Profesi ini dijalaninya hingga 2001, sebelum beralih menjadi sales tanpa gaji demi penampilan yang lebih rapi.
Meski hanya mengandalkan komisi, kerja kerasnya berbuah promosi menjadi kepala cabang dan kemudian manajer.
Pada 2005, Andra memutuskan keluar dari pekerjaan untuk membuka bisnis kargo sendiri.
Kantor pertamanya berada di ruang tamu rumahnya. Bisnisnya berkembang pesat hingga mendapatkan pelanggan dari luar negeri pada 2008.
Namun, sejak terjun ke dunia politik pada 2013 dan mencalonkan diri sebagai anggota DPRD pada 2014, perhatiannya terbagi.
Baca Juga: BPK Rekomendasikan Andra Soni, Beri Sanksi Sekolah Tak Becus Kelola Dana BOS
Meski usahanya menurun, ia tetap mempertahankan prinsip bahwa keluarga dan pendidikan adalah prioritas utama.
Bagi Andra, keluarga adalah pusat kehidupan.
“Orangtua, anak, dan saudara saya enggak boleh kelaparan. Anak-anak pantang enggak sekolah, begitu juga tetangga dan keponakan saya,” ujarnya.
Ia mengaku melihat politik sebagai bentuk aktualisasi diri setelah melewati berbagai tahapan kehidupan.
Dukungan penuh sang istri membuatnya mantap melangkah. Menurutnya, jabatan gubernur bukan sekadar pencapaian, tetapi amanah untuk mengurus lebih banyak orang.
“Kalau Allah kasih lebih, berarti saya dikasih tugas untuk mengurus yang lain,” tegasnya.
Kisah perjalanan Andra Soni dari kuli bangunan dan kurir dokumen hingga menjadi Gubernur Banten menjadi inspirasi bahwa kerja keras, keteguhan hati, dan tekad untuk memberi manfaat bagi orang lain dapat membawa seseorang pada puncak kesuksesan.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan



