Sempat Diculik ke Bangkok dari 2016, 3 Orang Utan Sumatera Dipulangkan ke Indonesia

AKURAT BANTEN - Tiga orang utan yang sebelumnya sempat diselundupkan ke Bangkok selama enam tahun, akhirnya dipulangkan ke tanah air Indonesia oleh pemerintah Thailand.
Melalui Polisi Penanggulangan Kejahatan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Thailand (Natural Resource and Environmental Crimes Division), tiga orang utan tersebut dipulangkan ke Indonesia dengan menumpang pesawat GA 867 rute Bangkok - Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang.
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Satyawan Pudyatmoko mengatakan, kepulangan tiga orang utan ini merupakan salah satu bentuk kerjasama bilateral antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Thailand.
Baca Juga: Tips Move On! Cara Mudah Dan Praktis Melupakan Sang Mantan
“Kerja sama ini untuk memerangi perdagangan satwa liar yang dilakukan secara ilegal. Karena memang orang utan tidak boleh diperdagangkan. Sehingga jika diperdagangkan, katakanlah ke negara Thailand atau ke negara manapun, harus dikembalikan lagi ke asal,” ujar Satyawan di Bandara Soetta, Jumat (22/12/2023).
Dengan kepulangan tiga hewan primata asal Sumatera yang telah diselundupkan sejak tahun 2016 lalu itu, kata Satyawan, pihaknya akan terus meningkatkan kerja sama dengan berbagai negara dalam memerangi perdagangan hewan ilegal.
"Kita juga akan terus tingkatkan kerjasama dengan negara lain, seperti Singapura dan Philipina. Jadi saat ini, ada tiga ekor orang utan bernama Nobita, Sizuka dan Briant yang umurnya antara 4 sampai 7 tahun,” jelasnya.
Selanjutnya, usai serah terima ketiga orang hutan tersebut, rencananya akan dibawa ke pusat rehabilitasi orang utan Sumatera, Jambi. Setelah itu, akan dilepas liarkan ke habitatnya.
"Setelah ini akan dibawa ke pusat rehabilitasi orang utan di Sumatera, sebelum di lepas liarkan ke habitatnya, dari tahun 2006, pemerintah Indonesia telah memulangkan 71 orang hutan asli Sumatera,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 2Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU
- 3Jika Gugatan Gibran Dikabulkan MK, Yusril Bicara Dampaknya, ‘Saya Tidak Bisa Membayangkan’
- 4Belum Mahir Menyetir, Sopir Pickup SPPG Cibaliung 2 Tabrak 3 Relawan Sampai Terkapar
- 5Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 6Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 7Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies
- 8Terungkap Dokumen Grade 12 Gibran di UTS Insearch Kembali Dipersoalkan, Disebut Bukan Ijazah SMA
- 9Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 10Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan




