KLH Prediksi Timbulan Sampah Program Makan Bergizi Gratis Capai 2.400 Ton Per Hari

AKURAT BANTEN - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru saja diluncurkan menimbulkan tantangan baru terkait pengelolaan sampah makanan. Program tersebut diprediksi akan menimbulkan sampah tiap harinya dengan volume 2.400 ton.
Menurut Direktur Pengelolaan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Novrizal Tahar, potensi timbunan sampah makanan dari program ini bisa mencapai angka yang sangat signifikan, yaitu sekitar 2400 ton per hari atau 624 ribu ton per tahun.
Baca Juga: Wamen Investasi: MBG Bakal Digelar di Puskemas, Sasar Ibu Hamil hingga Balita
"Bila diakumulasi, potensi timbunannya bisa mencapai 2400 ton per hari atau 624 ribu ton per tahun," kata Direktur Pengelolaan Sampah KLH, Novrizal Tahar di Puspiptek, Kota Tangerang Selatan, dikutip Senin (20/01/2025).
Jumlah sampah makanan yang dihasilkan dari program MBG ini cukup signifikan. Mengingat jumlah penerima manfaat MBG mencapai 24 juta jiwa, dengan asumsi setiap siswa menghasilkan sampah makanan 50-100 gram per hari.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Tambah Alokasi Anggaran untuk Program MBG Menjadi Rp139 Miliar
"Kami asumsikan etiap siswa menghasilkan sampah makanan sebanyak 50-100 gram per hari," tuturnya Novrizal.
Sementara itu, Menteri KLH Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan, pihaknya mengeluarkan surat edaran kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah untuk mengelola sampah makanan dari program MBG.
"Kami akan fasilitasi dan arahkan pengelolaan akhir sampahnya. Memang sisa makanan ini tidak banyak tapi kalau setiap hari ya akhirnya banyak," ujarnya.
Ia menekankan, pentingnya pengelolaan sampah pada program makanan bergizi gratis dengan cara yang tepat. Hanif mengatakan, pemilahan sampah adalah cara paling efektif untuk mengurangi volume sampah.
Baca Juga: Pemerintah Berencana Bangun 8 Dapur Penyedia Makan Bergizi Gratis di Kota Tangsel
"Kami akan terus memandu melalui Badan Gizi Nasional, SPPG, maupun pemerintah daerah," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





