Banten

Gerbang Sekolah SDN 4 Anyer Ditutup Batu Pemilik Lahan, Camat: Sekolah Jalan Terus

Irsyad Mohammad | 18 Oktober 2023, 17:49 WIB
Gerbang Sekolah SDN 4 Anyer Ditutup Batu Pemilik Lahan, Camat: Sekolah Jalan Terus

AKURAT BANTEN - Gerbang SDN 4 Anyer, di Kabupaten Serang, Banten, ditutup warga yang diduga pemilik lahan dengan batu.

Para siswa yang mengetahui gerbang sekolahnya dipagar dengan batu pun tampak ketakutan dan menangis. 

Camat Anyer, Imron Ruhyadi mengatakan, peristiwa itu tersebut berlangsung pada 17 Oktober 2023.

Baca juga: Suku Baduy Dalam Merdeka dari Internet, Tolak Modernisme: Hidup Menyatu dengan Alam!

Dari video yang beredar, sebuah kendaraan truk menurunkan batu tepat di gerbang sekolah hendak menutup akses masuk ke sekolah. 

"Sudah pernah dilakukan mediasi antara warga yang mengklaim tanah tersebut dengan Pemerintah Kabupaten Serang," katanya, kepada Akurat Banten, Rabu (18/10/2023). 

Ditambahkan dia, media saat itu dipimpin langsung oleh Asda 1 yang kini menjabat sebagai Pj Sekda dengan dinas terkait. 

"Saat dilakukan mediasi sudah disepakati tidak ada pemblokiran untuk aktivitas siswa dan guru di sekolah," sambungnya. 

Dijelaskan dia, masing-masing pihak telah sepakat untuk membawa masalah ini ke meja hijau.

Baca juga: Situasi Gaza Memburuk, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi Mendadak Terbang ke Jeddah

Dikatakan, status tanah yang kini ditempati gedung sekolah dasar tersebut sudah tercatat di aset pemerintah Kabupaten Serang.

"Info dari orang yang menurunkan material, katanya somasi sudah dilayangkan, pemda juga sudah menjawab bahwa itu aset pemda. Ya, mangga kalau tidak puas. Silahkan tempuh jalur sesuai ketentuan hukum," ungkapnya. 

Menurutnya, fasilitas pendidikan tersebut milik masyarakat Anyer. 

"Akhirnya masyarakat berbondong-bondong datang ke lokasi. Saat ini kondisi belajar mengajar tidak diliburkan, para siswa dan guru masih beraktifitas seperti biasanya," tukasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.