Macam-Macam Tradisi Ramadhan di Berbagai Negara, Mana yang Paling Unik?

AKURAT BANTEN - Ibadah puasa Ramadhan dijalankan oleh suluruh umat muslim di dunia. Sederhananya, biasanya Ramadhan dimeriahkan dengan jamaah terawih dan kegiatan ibadah lainnya saja.
Namun, tradisi atau kebiasaan Ramadhan juga ada. Setiap negara memiliki tradisi Ramadhan masing-masing.
Tradisi ini menjadi ciri khas dari negara tersebut dan mencerminkan keberagaman budaya dan nilai-nilai yang dimiliki masyarakat di seluruh dunia.
Baca Juga: Profil Anggi Pratama, Suami Stavie Agnecye yang Merupakan Seorang Pilot
Merangkum dari berbagai sumber, berikut tradisi ramadhan di berbagai negara.
Tradisi Ramadhan di Berbagai Negara
Suara Meriam di Arab
Tradisi Ramadhan yang pertama adalah suaran meriam. Tradisi ini berada di Negara Arab Saudi.
Di Arab Saudi, saat azan maghrib tiba, maka meriam dibunyikan sebagai tanda untuk buka puasa.
Suara meriam ini ditemukan di Qatar, Lebanon, Oman, Kuwait, Tunisia, Suriah, dan Bahrain.
Baca Juga: Berita Duka : Selebgram Stevie Agnecya Meninggal Dunia, Sang Suami Mohon Dibukakan Pintu Maaf
Mheibas di Irak
Ketika Ramadhan di Irak, ada permainan unik yang bisa dijumpai yakni mheibas. Ini merupakan permainan tradisional.
Di mana permainan mheibas terdiri 21 pemain dalam satu tim, yang berarti ada 42 tangan dalam tim untuk dipilih. Ketika sebuah tim mencetak 21 poin lebih dahulu, maka tim tersebut sebagai pemenangnya.
Lentera di Mesir
Tradisi Ramadhan di berbagai negara selanjutnya adalah menyalakan lentera warna-warni. Tradisi ini terjadi di Mesir.
Lentera yang dikenal sebagai 'Fanoos', melambangkan persatuan dan kegembiraan.
Tradisi ini dimulai pada saat kedatangan Khalifah Fatimiyah Moaezz El-Din El-Allah di Kairo pada hari kelima Ramadhan tahun 358 H.
Waktu itu, penduduk menyambut kedatangannya dengan membawa lilin dan melindunginya dengan bingkai kayu.
Membunyikan Alat Musik di Maroko
Tradisi Ramadhan di berbagai dunia selanjutnya adalah membunyikan alat musik di Maroko.
Maroko mempunyai petugas yang membunyikan alat musik untuk membangunkan umat muslim sahur.
Penabuh alat musik tersebut menggunakan pakaian tradisional yang unik dan menjadi ciri dari negara Maroko.
Padusan di Indonesia
Di Indonesia sendiri, tradisi Ramadhan adalah dengan padusan. Padusan adalah ritual pembersihan diri dengan mandi atau berendam di sumber mata air sebelum datangnya bulan Ramadhan.
Tradisi ini mempunyai arti sebagai uoaya untuk menyucikan diri secara lahir dan batin agar dapat menjalani ibadah puasa dengan baik dan lancar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









