Salat Lailatul Qadar Harus Tidur Dulu? Ada Hubungannya dengan Surat Al-Isra Ayat 79

AKURAT BANTEN - Lailatul Qadar adalah malam istimewa yang terjadi di sepuluh hari terakhir bulan Ramadan. Malam ini disebut lebih baik dari seribu bulan, sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an:
"Lailatul Qadar lebih baik daripada seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 3)
Baca Juga: Niat dan Tata Cara Sholat Tasbih, Diamalkan untuk Mendapatkan Keutamaan Lailatul Qadar
Banyak umat Islam berupaya mendapatkan keutamaan malam ini dengan beribadah, termasuk dengan melaksanakan salat malam.
Namun, muncul pertanyaan: apakah salat Lailatul Qadar harus tidur dulu atau bisa langsung dilakukan tanpa tidur?
Hukum Tidur Sebelum Salat Lailatul Qadar
Salat yang dikerjakan pada malam Lailatul Qadar termasuk bagian dari Qiyamul Lail (salat malam).
Qiyamul Lail mencakup salat Tarawih, Tahajud, dan Witir, serta ibadah lainnya seperti doa dan dzikir.
Dalam fiqh Islam, salat Tahajud secara khusus adalah salat malam yang dilakukan setelah tidur meskipun hanya sebentar. Hal ini berdasarkan firman Allah:
"Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat Tahajud sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS. Al-Isra’: 79)
Menurut ulama, salat Tahajud dianjurkan setelah tidur, tetapi jika seseorang tidak sempat tidur dan tetap ingin beribadah, ia tetap boleh melaksanakan salat malam.
Baca Juga: 4 Amalan Utama Malam Lailatul Qadar Bagi Wanita Haid, Muslimah Harus Tahu!
Apakah Salat Lailatul Qadar Harus Tidur Dulu?
Jawabannya: tidak harus tidur dulu.
- Jika seseorang ingin mendapatkan keutamaan salat Tahajud, maka sebaiknya ia tidur dahulu walau sebentar, lalu bangun dan melakukan salat malam.
- Namun, jika ia masih dalam keadaan terjaga dan ingin beribadah sepanjang malam, ia tetap boleh melakukan Qiyamul Lail tanpa harus tidur terlebih dahulu.
Dalam praktiknya, banyak umat Islam yang menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan berbagai bentuk ibadah, seperti:
Baca Juga: Bacaan Dzikir Malam Lailatul Qadar, Diamalkan Setelah Sholat Sunnah
1. Salat Tarawih dan Witir setelah Isya.
2. Salat Tahajud di sepertiga malam terakhir (jika sempat tidur dulu).
3. Memperbanyak doa dan dzikir, terutama doa:
"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni."
(Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, menyukai pengampunan, maka ampunilah aku.)
4. Membaca Al-Qur’an dan merenungi maknanya.
Salat di malam Lailatul Qadar tidak harus tidur dulu. Jika seseorang ingin melaksanakan salat Tahajud, sebaiknya tidur dahulu walaupun sebentar.
Namun, jika ia ingin melaksanakan Qiyamul Lail secara umum, maka ia bisa melakukannya kapan saja tanpa harus tidur lebih dulu.
Baca Juga: Niat, Tata Cara, serta Doa Sholat Tahajud, Diamalkan untuk Meraih Lailatul Qadar
Yang terpenting adalah memanfaatkan malam Lailatul Qadar dengan ibadah sebanyak mungkin, karena kesempatan ini hanya datang sekali dalam setahun dan pahalanya luar biasa besar.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan



