Banten

Amalan-Amalan Sunnah Malam Lailatul Qadar, Malam Lebih Baik dari Seribu Bulan

Saiful Anwar | 26 Maret 2024, 12:26 WIB
Amalan-Amalan Sunnah Malam Lailatul Qadar, Malam Lebih Baik dari Seribu Bulan

AKURAT BANTEN - Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang lebih baik dari seribu bulan. Ibadah dan sholat yang dikerjakan pada malam ini lebih baik dari malam-malam selain lailatu qadar.

Para ulama menganjurkan untuk memperbanyak amalan sunnah pada malam lailatul qadar. Sungguh rugi bagi orang-orang yang tidak memanfaatkan malam lailatu qadar ini.

Melansir dari berbagai sumber, berikut amalan-amalan sunnah malam lailatul qadar.

Baca Juga: Simak! Inilah 5 Cara Membayar Zakat Saat Ramadhan 2024

Amalan-Amalan Sunnah Malam Lailatul Qadar

Shalat Malam

Amalan sunnah malam lailatul qadar yang pertama adalam melaksanakan shalat malam. 

Hal ini sesuai dengan hadist yang artinya :

""Barang siapa yang bangun menegakkan salat malam di malam Lailatul Qadar karena keimanan dan mencari ridha Allah maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni." (HR Bukhari dan Muslim)

Baca Juga: 8 Golongan Orang yang Berhak Menerima Zakat, Yuk Kenali Lebih Dekat!

Membaca Doa Lailatul Qadar

Amalan sunnah malam lailatul qadar selanjutnya adalah membaca doa lailatul qadar. 

Bacaan doa Lailatul Qadar sesuai sunnah dapat dinukil dari bacaan yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW. Doa Lailatul Qadar mengusung permohonan agar mendapat keselamatan dunia dan akhirat.

Berikut bacaan doa lailatul qadar

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي


Bacaan latin: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwan fa'fu 'anni

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, dan Engkau suka memberi maaf, maka maafkan aku."

Baca Juga: Waspada! Ini Bahaya Tidur Setelah Sahur, Bisa Menyebabkan Stroke

Membaca Sayyidul Istighfar

Membaca sayyidul istighfar merupakan amalan sunnah malam lailatul qadar. 

Wahbah Az-Zuhaili dalam Fiqih Islam Wa Adillatuhu mengatakan, disunnahkan untuk menghidupkan malam sepuluh terakhir bulan Ramadan agar mendapatkan malam Lailatul Qadar. Salah satunya dengan memperbanyak membaca istigfar pada waktu sahur dan baiknya membaca sayyidul istigfar.

Berikut bacaan sayyidul istighfar.

اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ


Arab-latin: Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta khalaqtanii wa anna 'abduka wa anaa 'alaa 'ahdika wa wa'dika. Mastatha'tu a'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu u laka bini' matika 'alayya wa abuu-u bidzanbii faghfir lii fa innahu laa yagfirudz dzunuuba illa anta.

Artinya: "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakanku. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau." (HR Bukhari)

Memperbanyak Membaca Al-Qur'an

Amalan sunnah malam lailatul qadar selanjutnya adalah memperbanyak membaca Al-Qur'an. 

Amalan ini disebut pula menjadi salah satu kebiasaan Rasulullah SAW pada bulan Ramadan.

وَكَانَ جِبْرِيلُ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ الْقُرْآنَ

Artinya: "Jibril menemuinya pada tiap malam malam bulan Ramadan, dan dia (Jibril) bertadarus Al-Qur'an bersamanya." (HR Bukhari)

Itulan amalan sunnah yang dilakukan pada malam lailatul qadar, semoga bermanfaat.

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.