Tavares Putar Otak! Jadwal Neraka Persebaya di Putaran Kedua: Siapa Pemain Asing yang Bakal Terdepak?

AKURAT BANTEN– Awan mendung persaingan ketat mulai menyelimuti markas Persebaya Surabaya. Pelatih Bernardo Tavares kini benar-benar harus memutar otak lebih keras.
Bukan hanya soal strategi di lapangan, tapi soal "nasib" pemain yang harus ia coret demi mematuhi regulasi liga.
Laga perdana putaran kedua melawan PSIM Jogjakarta pada Minggu (25/1) di Bantul sudah di depan mata, namun teka-teki besar di tubuh Bajol Ijo belum juga terjawab.
Baca Juga: Duka dari Malang hingga Bali: Mantan Kapten Perseden Denpasar dan Legenda Arema Tutup Usia
Dilema 12 Pemain Asing: Satu Nama Harus "Tumbang"
Masuknya empat rekrutan anyar di bursa transfer Januari membuat stok pemain asing Persebaya membengkak menjadi 12 orang.
Sementara itu, regulasi resmi liga hanya mengizinkan maksimal 11 pemain asing terdaftar.
Tavares kini berada di posisi sulit. Melepas pemain di tengah performa tim yang sedang menanjak pasca kemenangan 4-0 atas Persijap adalah perjudian besar.
Satu nama harus segera didepak sebelum kick-off putaran kedua dimulai.
Kabar di kalangan suporter mulai liar menebak siapa yang akan menjadi "tumbal" demi masuknya amunisi baru.
Jadwal Neraka: 17 Laga Tanpa Jeda
Setelah urusan administrasi pemain selesai, ancaman berikutnya adalah "Jadwal Neraka".
Persebaya akan melakoni marathon 17 pertandingan hingga Mei mendatang.
Padatnya jadwal ini menuntut kedalaman skuad yang luar biasa.
Berikut adalah tiga laga awal yang akan menjadi ujian mental bagi skuad baru pilihan Tavares:
- 25 Januari: PSIM Jogjakarta vs Persebaya (Stadion Sultan Agung, 15:30 WIB) – Ujian konsistensi di laga tandang.
- 01 Februari: Persebaya vs Dewa United (Stadion GBT, 19:00 WIB) – Pembuktian skuad baru di hadapan Bonek.
- 07 Februari: Bali United vs Persebaya (Stadion Kapten I Wayan Dipta, 19:00 WIB) – Duel adu gengsi papan atas.
Rotasi Gila-gilaan dan Strategi "Ngosek"
Bernardo Tavares menegaskan bahwa rotasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.
Dengan skuad yang lebih gemuk, ia menjanjikan permainan yang tetap "ngosek" dan bertenaga sepanjang pertandingan.
"Evaluasi dilakukan setiap hari. Tidak ada tempat bagi pemain yang tidak siap bertarung 100 persen, baik lokal maupun asing," tegas sumber internal tim.
Kini, publik Surabaya menanti keputusan dingin dari sang pelatih.
Siapa yang akan bertahan, dan siapa yang harus angkat koper dari Kota Pahlawan?
Satu yang pasti, setiap laga di putaran kedua ini adalah final bagi Persebaya jika ingin mengamankan posisi di puncak klasemen (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 2Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 3Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 4Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 5Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 6Truk Air Bantuan Ditahan di Pintu Tol Janger, Kabid BPBD: Kami Pikirkan Keselamatan Pengendara, tapi Balasannya Begini
- 7KEK ETKI Banten Buka Keran Investasi Ekonomi Kreatif, Gandeng Kemenekraf
- 8Saiful Milah Resmi Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Kota Tangerang yang Baru
- 9Roy Suryo dan Dokter Tifa Pede Bebas dari Kasus Ijazah Jokowi, Ini Alasan Kuasa Hukum
- 10Purbaya Dicopot Prabowo, Henri Subiakto Ungkap Alasan Mengejutkan di Balik Rasa Leganya









