Banten

Final Pahit di SUGBK, Garuda Muda Tumbang 0-1 dari Vietnam

Andi Syafrani | 30 Juli 2025, 08:25 WIB
Final Pahit di SUGBK, Garuda Muda Tumbang 0-1 dari Vietnam

AKURAT BANTEN - Harapan Timnas Indonesia U-23 untuk mengangkat trofi Kejuaraan ASEAN U-23 2025 pupus di depan publik sendiri. Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa malam (29/7), Garuda Muda harus mengakui keunggulan Vietnam dengan skor tipis 0-1.

Gol semata wayang Vietnam dicetak Cong Phuong Nguyen di pertengahan babak pertama. Gol tersebut lahir dari skema serangan cepat yang tak mampu diantisipasi barisan pertahanan Indonesia. Publik SUGBK yang memadati stadion pun terdiam sesaat sebelum kembali meneriakkan dukungan.

Baca Juga: Komplotan Maling Motor Bersenjata Beraksi di Jelambar, Tembakan Pecah Saat Korban Teriak

Meski kalah, secara permainan Indonesia sebenarnya tampil cukup dominan. Catatan statistik menunjukkan penguasaan bola Indonesia mencapai 68 persen. Namun, dominasi tersebut tak berbuah hasil karena penyelesaian akhir yang kurang maksimal.

Indonesia berusaha mengambil inisiatif sejak awal laga. Serangan dibangun dari sisi sayap dan kombinasi umpan pendek di lini tengah. Meski begitu, Vietnam yang tampil disiplin mampu mengimbangi setiap pola permainan, membuat serangan Garuda Muda tak banyak menembus kotak penalti lawan.

Baca Juga: Harga Emas UBS dan Galeri24 Turun, Investor Mulai Lirik Peluang Beli

Vietnam justru mendapat peluang emas lebih dulu. Melalui sundulan Van Truong Nguyen, gawang Indonesia sempat terancam, namun bola masih melebar tipis. Ancaman tersebut menjadi sinyal bahwa Vietnam siap memanfaatkan celah sekecil apapun.

Baca Juga: Jangan Hawatir HP Android Terkena Virus, Ini 7 Cara Mudah untuk Mengatasinya Dijamin Aman

Kegagalan di final tahun ini menambah catatan pahit bagi Indonesia. Pada edisi 2023 lalu, Garuda Muda juga harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari lawan yang sama melalui adu penalti. Vietnam pun semakin kokoh dengan rekor tiga gelar beruntun pada 2022, 2023, dan kini 2025.

Memasuki babak kedua, pelatih Indonesia mencoba berbagai variasi serangan. Pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya dobrak.

Beberapa peluang tercipta, namun penyelesaian akhir masih menjadi masalah utama. Dua tembakan tepat sasaran tak mampu menembus pertahanan rapat Vietnam.

Baca Juga: Penipuan Sembako Murah, Ibu Rumah Tangga di Tangerang Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Menjelang akhir pertandingan, tekanan Indonesia semakin gencar. Vietnam lebih memilih bertahan sambil mengandalkan serangan balik cepat. Meski peluang demi peluang tercipta, waktu tak lagi berpihak kepada Garuda Muda.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 0-1 tetap bertahan. Vietnam pun merayakan gelar mereka di tengah kekecewaan pemain dan suporter Indonesia. Meski gagal meraih juara, perjuangan Garuda Muda tetap mendapat apresiasi tinggi dari ribuan pendukung yang hadir di SUGBK.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC