Banten

Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Konsistensi Gol dan Kerja Keras Mengantarkannya ke Puncak

Viona Sebastian Nolani | 28 Oktober 2026, 17:53 WIB
Harry Kane Raih Ballon d'Or 2026, Konsistensi Gol dan Kerja Keras Mengantarkannya ke Puncak
Harry Kane. - instagram/@harrykane

AKURAT BANTEN - Kemenangan Harry Kane dalam perebutan Ballon d'Or 2026 mematahkan sejumlah perkiraan, tetapi penghargaan tersebut dianggap sepadan dengan kerja kerasnya selama ini.

Striker Bayern Munich itu meraih penghargaan bergengsi setelah menjalani tahun yang luar biasa bersama klub dan tim nasional Inggris.

Kane pun menjadi pemain Inggris pertama dalam 25 tahun yang berhasil memenangkan Ballon d'Or.

Harry Kane tidak menyembunyikan kebahagiaannya setelah memenangkan Ballon d'Or.

Baca Juga: Paman Lamine Yamal Kritik Hasil Ballon d'Or, Sebut Keponakannya Lebih Layak Menang

Bagi dirinya dan keluarga, penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas dedikasi, tekad, serta ambisinya untuk menjadi pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola Inggris.

Ia juga bertekad menempatkan namanya di antara pemain terbaik sepanjang masa.

Kane mencatatkan performa luar biasa dengan membukukan 73 gol untuk klub dan tim nasional dalam setahun terakhir.

Gol-golnya terus menunjukkan kualitas tinggi, sementara penampilannya semakin matang dan konsisten.

Baca Juga: Manchester United Belum Pecat Michael Carrick, Sejumlah Nama Disiapkan sebagai Pengganti

Kapten Inggris itu juga memecahkan berbagai rekor dan membantu Bayern Munich meraih treble domestik.

Bersama tim nasional, ia turut mengantar Inggris mencapai semifinal Piala Dunia.

Inggris kemudian mengakhiri turnamen di posisi ketiga, yang disebut sebagai pencapaian terbaik mereka di luar negeri.

Namun, Ballon d'Or pada tahun penyelenggaraan Piala Dunia biasanya lebih banyak dikaitkan dengan pemain yang bersinar bersama tim nasionalnya.

Dalam banyak kasus, gelar juara Piala Dunia menjadi salah satu faktor kuat yang menentukan pemenang penghargaan tersebut.

Luka Modric menjadi pengecualian pada 2018, meskipun keberhasilannya membawa Kroasia mencapai final turut memperkuat peluangnya.

Kane berhasil menantang kecenderungan tersebut melalui performa individu yang sangat menonjol.

Lamine Yamal, misalnya, tampil impresif bersama Barcelona dan ikut membantu Spanyol meraih gelar Piala Dunia pada musim panas ini.

Kapten Spanyol, Rodri, juga menunjukkan performa luar biasa dalam perjalanan negaranya menuju gelar tersebut di Amerika Serikat.

Meski demikian, catatan individu Kane dinilai sulit ditandingi berkat konsistensinya dalam mencetak gol.

Striker Bayern Munich itu juga memperlihatkan semangat kolektif yang kuat meskipun Ballon d'Or merupakan penghargaan untuk pencapaian individu.

Pekan sebelumnya, Kane menjadi pemain kedua dalam sejarah Liga Champions yang mampu mencetak gol dalam 10 pertandingan berturut-turut.

Ia mencatatkan rekor tersebut melalui golnya ketika menghadapi Arsenal.

Pemain pertama yang pernah melakukannya adalah Cristiano Ronaldo, yang mencetak gol dalam 11 pertandingan beruntun bersama Real Madrid dari Juni 2017 hingga April 2018.

Gol Kane ke gawang Arsenal juga menambah koleksi golnya menjadi 156 dari 158 penampilan sejak bergabung dengan Bayern Munich pada 2023.

Sebelumnya, ia meninggalkan Tottenham untuk melanjutkan karier bersama klub raksasa Jerman tersebut.

Legenda Bayern Munich sekaligus presiden kehormatan klub, Uli Hoeness, bahkan menyebut Kane sebagai "rekrutan terbaik sepanjang masa".

Pujian tersebut menggambarkan besarnya pengaruh Kane terhadap tim.

Namun, kesuksesan sang striker tidak datang secara instan.

Kane pernah dilepas Arsenal ketika masih muda dan harus menjalani sejumlah masa peminjaman di Leyton Orient, Norwich, Millwall, serta Leicester.

Ia kemudian berjuang keras untuk membuktikan kemampuannya bersama Tottenham.

Merasa kecepatannya belum memadai, Kane menjalani latihan intensif untuk meningkatkan akselerasi dan kekuatan fisiknya.

Ia juga menghabiskan banyak waktu untuk mengembangkan teknik penyelesaian akhir dan kontrol bola.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.