Banten

Mbappe Minta Maaf kepada China Usai Komentar Kontroversial, Sejumlah Pihak Ikut Bereaksi

Viona Sebastian Nolani | 28 Oktober 2026, 14:23 WIB
Mbappe Minta Maaf kepada China Usai Komentar Kontroversial, Sejumlah Pihak Ikut Bereaksi
Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe. - Instagram/@k.mbappe

AKURAT BANTEN - Kylian Mbappe akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara resmi setelah komentarnya memicu kemarahan publik Tiongkok.

Dalam pernyataan terbarunya, bintang Real Madrid tersebut mengakui bahwa komentarnya tentang sebuah foto dirinya telah menyinggung banyak orang.

"Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, saya mengomentari foto diri saya sendiri, tetapi komentar saya tidak pantas dan sekarang saya menyadari bahwa itu telah menyakiti perasaan banyak orang di Tiongkok dan komunitas Tionghoa di seluruh dunia."

Mbappe kemudian menyampaikan penyesalannya kepada pihak-pihak yang merasa tersinggung oleh perkataannya.

Baca Juga: Harry Kane Menang Ballon d'Or 2026, Penggemar Sebut Sepak Bola Kembali Mendapatkan Prestisenya

"Saya meminta maaf kepada semua orang yang kata-katanya telah saya sakiti. Saya sangat menghormati rakyat Tiongkok dan sejarah mereka. Saya menyampaikan penyesalan saya yang tulus."

Presiden Federasi Sepak Bola Spanyol, Javier Tebas, turut menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Tiongkok atas polemik yang melibatkan Mbappe.

"Kami menyadari kerusakan yang disebabkan oleh masalah ini. Atas nama Federasi Sepak Bola Spanyol, saya menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada rakyat Tiongkok."

Baca Juga: Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami

Sebelumnya, sejumlah merek di Tiongkok telah mengumumkan boikot dan memutuskan kerja sama komersial dengan pemain Real Madrid tersebut.

Perusahaan minuman Dongpeng menjadi salah satu pihak yang mengambil langkah tegas terhadap Mbappe.

"Kami akan segera mengakhiri semua kerja sama dengan Kylian Mbappe. Perusahaan kami dengan tegas menentang dan memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap perilaku apa pun yang menyinggung sentimen nasional."

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.