Banten

Vozinha Jadi Bintang Piala Dunia 2026, Tapi Ketenaran Justru Bikin Hidupnya Berubah Drastis

Viona Sebastian Nolani | 30 September 2026, 11:51 WIB
Vozinha Jadi Bintang Piala Dunia 2026, Tapi Ketenaran Justru Bikin Hidupnya Berubah Drastis
Vozinha. - instagram/@vozinha1

AKURAT BANTEN - Vozinha menjadi salah satu sosok penting yang mengantarkan Tanjung Verde mencatat sejarah dengan lolos dari fase grup Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.

Namun, kiper berusia 40 tahun tersebut mengaku ketenaran yang datang setelah turnamen justru membawa perubahan besar dalam kehidupannya.

Vozinha bahkan mengungkapkan keinginannya untuk kembali menikmati kehidupan tenang seperti sebelum tampil di Piala Dunia 2026.

Pada Piala Dunia 2026, Vozinha berhasil membukukan clean sheet saat Tanjung Verde menghadapi Spanyol dan Arab Saudi.

Baca Juga: BGN Keluarkan Aturan Baru Program MBG, SPPG Kini Wajib Libatkan Pelaku Usaha Lokal

Performa apik tersebut turut membantu Tanjung Verde mencapai babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan mereka di Piala Dunia.

Tanjung Verde kemudian berhasil mencapai babak 32 besar sebelum perjalanan mereka dihentikan Argentina melalui kekalahan tipis 2-3.

Pencapaian bersejarah itu membuat nama Vozinha semakin dikenal dan mendapat perhatian dari penggemar sepak bola di berbagai negara.

Bukan hanya tampil impresif di lapangan, performa Vozinha di Piala Dunia 2026 juga membuatnya masuk nominasi Trofi Yashin yang diberikan kepada kiper terbaik tahun ini.

Popularitas Vozinha di media sosial juga melonjak tajam setelah Piala Dunia.

Baca Juga: Tanggapi Keluhan Warga, Kelurahan Cipondoh Akui Sulit Atasi Sampah Pasar Sipon

Jumlah pengikutnya di Instagram yang sebelumnya berada di kisaran 56.000 akun meningkat hingga sekitar 28 juta pengikut.

Di balik popularitas tersebut, Vozinha mengaku kehidupan pribadinya berubah drastis dan ruang privasinya semakin terbatas.

Dalam wawancara dengan The Observer, kiper asal Tanjung Verde itu menceritakan bagaimana perhatian publik kini mengikuti hampir setiap aktivitasnya.

Vozinha mengatakan bahwa dirinya kerap dihampiri penggemar ketika sedang berada di tempat umum.

Saat mengunjungi restoran, misalnya, ia sering diminta berfoto bersama atau memberikan tanda tangan kepada penggemar.

Tidak sedikit pula orang yang mengambil video dirinya tanpa meminta izin terlebih dahulu.

Dampak popularitas tersebut bahkan turut dirasakan oleh keluarga Vozinha yang berada di Tanjung Verde.

Menurut kiper berusia 40 tahun itu, penggemar bahkan mendatangi rumah ibunya hampir setiap hari.

Sementara itu, Vozinha saat ini sedang berada di luar Tanjung Verde sehingga tidak bisa selalu berada di sisi keluarganya untuk menghadapi situasi tersebut.

Setelah Piala Dunia 2026, Vozinha juga mengakhiri kebersamaannya dengan klub Portugal, Chaves.

Ia kemudian melanjutkan kariernya bersama klub asal Chili, Colo-Colo, mulai Juli 2026.

Meski karier sepak bolanya berkembang pesat setelah Piala Dunia, Vozinha mengakui bahwa popularitas tersebut memiliki konsekuensi besar terhadap kehidupan pribadinya.

Ia merasa ketenaran yang diperolehnya telah mengurangi kedamaian yang sebelumnya ia nikmati.

Karena itu, ketika harus memilih antara kehidupannya sekarang dengan kehidupan sebelum Piala Dunia, Vozinha mengaku lebih memilih kehidupan lamanya.

***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.