Banten

Sopir Turunkan Barang, Relawan SPPG Cibaliung Nekat Nyetir Hingga Seruduk 3 Pekerja Gizi

David Amanda | 24 September 2026, 13:40 WIB
Sopir Turunkan Barang, Relawan SPPG Cibaliung Nekat Nyetir Hingga Seruduk 3 Pekerja Gizi
Sopir Turunkan Barang, Relawan SPPG Cibaliung Nekat Nyetir Hingga Seruduk 3 Pekerja Gizi - Istimewa

AKURAT BANTEN - Wakil Ketua Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Pandeglang, Doni, memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan simpang siur informasi terkait insiden kecelakaan mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Cibaliung yang melukai tiga orang relawan.

Doni menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan disebabkan oleh kelalaian sopir pendistribusian resmi SPPG, melainkan tindakan dari relawan lain yang tidak berwenang.

"Izin konfirmasi, kejadian tersebut dilakukan oleh relawan lainnya, bukan oleh sopir pendistribusian SPPG," ujar Doni dalam keterangannya, Selasa (24/9/2026).

Baca Juga: Tambah Infrastruktur Hijau, PLN Operasikan SPKLU Center Pertama di Kota Tangerang

Doni membeberkan bahwa kronologi di lapangan berbeda dengan informasi awal yang beredar. Kejadian bermula saat sopir resmi SPPG tengah menurunkan dan membawakan barang bawaan ke area dapur.

Saat ditinggalkan, kunci kontak kendaraan operasional tersebut masih dalam kondisi menempel di mobil yang berada di area parkiran.

Melihat kesempatan itu, seorang relawan lain mencoba mengoperasikan mobil tersebut. Namun, karena tidak memiliki kemampuan menyetir, relawan tersebut kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak tiga relawan wanita (Markasih, Siti Robiah, dan Yati).

Baca Juga: Sidang Gugatan Gibran di MK Buka Fakta Baru, Bawaslu Ternyata Tak Bisa Akses Data KPU

"Bukan kayak gitu kronologinya. Sopir lagi bawain barang, kunci nempel di mobil. Sama relawan di parkiran, dia enggak bisa bawa mobil, akhirnya nabrak," jelas Doni yang juga menjabat sebagai Asda 1 Kabupaten Pandeglang.

Kepala SPPG Sudah Jatuhkan Sanksi Tegas

Terkait pelanggaran penggunaan aset operasional oleh pihak yang tidak memiliki keahlian dan wewenang ini, Doni memastikan langkah disiplin sudah diambil. Pihak MBG Pandeglang telah berkoordinasi dengan pimpinan SPPG setempat.

"Terkait ini sudah dikomunikasikan dengan Ka (Kepala) SPPG dan sudah diberikan sanksi," tegas Wakil Ketua MBG Pandeglang tersebut.

Mengenai kondisi dan hak para korban luka, Doni memastikan bahwa manajemen MBG bergerak cepat. Laporan resmi telah dibuat dan saat ini pembiayaan medis para korban sedang diproses agar dapat ditanggung penuh oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Jika Gibran Didiskualifikasi MK, 3 Nama Ini Muncul Jadi Wapres Pengganti, Ada AHY dan Anies

Fokus utama saat ini kata dia, memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik hingga sembuh total, sebelum nantinya manajemen melakukan evaluasi internal lebih lanjut.

"Perihal ini sudah dilakukan pelaporan dan sedang dibantu untuk dicover pembiayaannya melalui BPJS Ketenagakerjaan. Ya nanti kita selesaikan dulu pengobatannya, setelah itu ke manajemennya," pungkasnya. ***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.