Mourinho Bawa 2 Foto ke Konferensi Pers, Ada Apa dengan Laga Real Madrid vs Atletico?

AKURAT BANTEN - Kekalahan Real Madrid 1-2 dari Atletico Madrid di Stadion Metropolitano membuat Jose Mourinho datang ke konferensi pers dengan membawa dua lembar foto sebagai bahan pembahasan.
Pelatih asal Portugal tersebut memperlihatkan gambar yang menunjukkan Cristian Romero melakukan kontak dengan lutut Jude Bellingham serta Lee Kang-in yang melakukan tekel menggunakan telapak sepatu terhadap Federico Valverde.
Mourinho menilai kedua kejadian itu layak diganjar kartu merah dan keputusan berbeda dari wasit berpotensi mengubah keseluruhan jalannya derbi Madrid.
Komentar tersebut langsung menjadi salah satu sorotan utama setelah pertandingan berakhir.
Baca Juga: Michael Carrick di Ujung Tanduk? Manchester United Kembali Gagal Menang di Liga Premier
“Kita bisa melewatkan konferensi pers, karena inti cerita pertandingan ada di sini,” kata Mourinho sambil menunjukkan dua foto kepada wartawan.
Ia menilai situasi Real Madrid menjadi jauh lebih sulit setelah Dean Huijsen menerima kartu merah pada awal babak kedua.
Momen pertama yang dipersoalkan Mourinho terjadi pada menit ke-35 ketika Bellingham lebih dahulu menyentuh bola dalam sebuah perebutan bola sebelum Romero datang melakukan kontak.
Bek Atletico tersebut kemudian mengenai lutut kiri Bellingham dengan ujung sepatunya dalam situasi yang membuat kubu Real Madrid mempertanyakan keputusan wasit.
Baca Juga: MU Baru Raih 5 Poin, Eddie Howe Kini Disebut sebagai Kandidat Pengganti Carrick
Ortiz Arias sempat memberikan kartu kuning kepada Bellingham atas kejadian tersebut.
Namun, setelah mendapat rekomendasi dari asisten VAR Trujillo Suarez untuk meninjau tayangan ulang, Arias membatalkan kartu kuning Bellingham dan justru memberikan kartu kuning kepada Romero.
Real Madrid menilai pelanggaran Romero seharusnya berujung kartu merah karena kontak tersebut dianggap cukup serius.
Mourinho kembali menyinggung kejadian itu seusai pertandingan sebagai salah satu dari dua insiden yang menurutnya bermasalah dalam keputusan wasit.
Tidak lama kemudian, tepatnya sembilan menit berselang, kejadian lain kembali membuat pemain dan staf Real Madrid bereaksi.
Lee Kang-in terlihat menggunakan sol sepatunya ketika melakukan kontak dengan pergelangan kaki kiri Federico Valverde.
Ortiz Arias yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian memilih tidak mengeluarkan kartu, sementara VAR juga tidak meminta wasit untuk melakukan pemeriksaan ulang.
"Itu adalah dua kartu merah yang jelas," kata pelatih Mourinho.
Mourinho kemudian menilai pertandingan dapat berjalan dengan skenario berbeda jika Atletico harus bermain dengan sembilan pemain, mengingat Real Madrid sendiri kesulitan ketika menghadapi situasi 11 pemain melawan 10 pemain.
Di sisi lain, Mourinho mengaku belum melihat secara menyeluruh tayangan ulang terkait insiden yang membuat Dean Huijsen mendapat kartu merah.
Huijsen diusir pada menit ke-52 setelah melakukan pelanggaran terhadap Giuliano Simeone, sebelum pemeriksaan VAR membuat wasit memutuskan memberikan kartu merah sekaligus penalti untuk Atletico.
Alejandro Grimaldo kemudian menjalankan tugas sebagai eksekutor dan sukses membawa Atletico Madrid unggul 1-0 melalui tendangan penalti tersebut.
Enam menit setelah gol pembuka, Jonathan David kembali membobol gawang Real Madrid dan membuat Atletico memperlebar keunggulan menjadi 2-0.
Real Madrid baru mampu mencetak gol balasan pada menit ke-89 melalui sundulan Antonio Rudiger yang memanfaatkan tendangan bebas dari Bernardo Silva.
Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan Real Madrid dari kekalahan 1-2 dalam derbi Madrid.
Hasil tersebut membuat posisi Real Madrid dalam persaingan La Liga menjadi semakin sulit karena jarak mereka dengan Barcelona sebagai pemuncak klasemen kini mencapai enam poin.
***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Bikin Geger! MK Segera Sidangkan Gugatan Gibran, Ini Isi Permohonannya hingga Nasib Kursi Wakil Presiden
- 3Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 4Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 9Mourinho Bawa 2 Foto ke Konferensi Pers, Ada Apa dengan Laga Real Madrid vs Atletico?
- 10Michael Carrick di Ujung Tanduk? Manchester United Kembali Gagal Menang di Liga Premier








