WASPADA! Di Balik Link Video 7 Menit yang Viral, Ada Ancaman Phishing yang Mengintai Saldo Anda

AKURAT BANTEN-Fenomena video viral yang menyeret nama profesi tertentu kembali mengguncang jagat maya.
Belakangan ini, pencarian terkait "Video 7 Menit Kasir Indomaret" melonjak drastis di berbagai platform seperti X (Twitter), TikTok, hingga Telegram.
Namun, di balik rasa penasaran netizen, terdapat risiko keamanan digital dan etika yang sering kali terlupakan.
Kronologi Singkat Munculnya Isu
Isu ini bermula dari unggahan potongan video pendek di media sosial yang mengeklaim adanya rekaman tidak pantas dari seorang oknum karyawan minimarket.
Dalam waktu singkat, algoritma media sosial menyebarkan narasi tersebut hingga menjadi bola salju.
Ribuan komentar "minta link" atau "bagi dong" memenuhi kolom komentar, menciptakan ekosistem yang rawan bagi penyebaran konten negatif.
Baca Juga: Tok! Eks Menag Yaqut Cholil Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji, Seret Nama Gus Alex
Bahaya Tersembunyi di Balik "Klik Link Lengkap"
Bagi Anda yang sedang mencari tautan tersebut, sebaiknya hentikan langkah Anda sekarang.
Para pakar keamanan siber memperingatkan bahwa tren video viral sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk menyebarkan:
- Phishing: Tautan yang mengarahkan Anda untuk login ke akun media sosial atau perbankan palsu demi mencuri data pribadi.
- Malware & Virus: Mengklik tautan sembarangan dapat mengunduh perangkat lunak berbahaya yang mampu merusak ponsel atau mencuri data sensitif.
- Scam Langganan: Beberapa tautan akan menjebak Anda masuk ke layanan SMS premium berbayar yang menyedot pulsa secara otomatis.
Sisi Etika dan Jerat Hukum UU ITE
Selain risiko teknis, menyebarkan atau bahkan sekadar memburu konten asusila memiliki konsekuensi hukum yang serius di Indonesia.
Berdasarkan UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik), mendistribusikan konten yang melanggar kesusilaan dapat diancam pidana penjara dan denda miliaran rupiah.
Penting untuk Diingat: Di balik video yang viral, ada manusia yang privasinya mungkin sedang dieksploitasi.
Menjadi penonton dan penyebar hanya akan memperburuk dampak psikologis bagi pihak yang terlibat.
Baca Juga: ‘Negara Bukan ATM Maling!’: Kejagung Gebrak Kemenhut, Sita Satu Kontainer Bukti Korupsi Triliunan
Cara Bijak Menanggapi Konten Viral
Jangan Klik Tautan Mencurigakan: Jika sumbernya tidak jelas (seperti situs perpendek link bit.ly atau telegra.ph), abaikan saja.
Laporkan Konten: Gunakan fitur report di media sosial untuk melaporkan unggahan yang mengandung konten asusila atau penipuan.
Verifikasi Informasi: Jangan langsung percaya pada narasi judul yang bombastis. Sering kali, video tersebut adalah video lama yang diedit kembali atau bahkan hoaks total (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










