Tabrakan Maut KRL vs KA Argo Bromo di Bekasi Timur, 2 Orang Tewas

AKURAT BANTEN - Insiden tabrakan maut antara kereta jarak jauh dan KRL Commuter Line mengguncang Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Senin malam (27/4/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.57 WIB ini memicu kepanikan penumpang dan langsung menjadi sorotan publik setelah sejumlah video beredar di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat suasana mencekam saat rangkaian KRL mengalami kerusakan cukup parah usai dihantam kereta api jarak jauh.
Sejumlah penumpang tampak masih berada di dalam gerbong saat kejadian, sementara lainnya berusaha menyelamatkan diri di tengah kondisi gelap akibat listrik yang padam.
Berdasarkan keterangan pihak PT KAI, insiden bermula ketika sebuah taksi menyenggol KRL di jalur perlintasan langsung (JPL) dekat kawasan Bulak Kapal. Benturan tersebut membuat KRL terhenti di jalur.
Tak lama berselang, kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang tidak dapat menghindari tabrakan dan menghantam rangkaian KRL yang sedang berhenti tersebut.
Baca Juga: Polisi Tetap Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Yogyakarta, Motif Ekonomi Terungkap
“KRL berhenti setelah tertemper kendaraan di perlintasan, kemudian dari belakang datang KA Argo Bromo dan terjadi tabrakan,” ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo.
Akibat kejadian ini, dua orang dilaporkan meninggal dunia dan sejumlah penumpang mengalami luka-luka, termasuk cedera di bagian kepala. Para korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Suasana di lokasi sempat kacau. Penumpang terlihat berlarian keluar dari gerbong, sementara peron stasiun dipenuhi orang yang panik.
Beberapa pengendara di sekitar lokasi juga terjebak karena jalur rel tertutup oleh rangkaian kereta yang tidak dapat bergerak.
Baca Juga: Reshuffle Kabinet Terbaru Prabowo, 6 Pejabat Baru Resmi Dilantik! Ini Daftarnya
Petugas gabungan bersama pihak kepolisian langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan pengamanan. Hingga malam hari, proses penanganan masih terus berlangsung.
Pihak KAI Commuter juga mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan fokus utama saat ini adalah keselamatan penumpang serta pemulihan kondisi di lapangan.
“Kami sedang fokus pada penanganan,” kata VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda.
Baca Juga: Siapa Jumhur Hidayat? Ketua KSPSI yang Dirumorkan Jadi Menteri Lingkungan Hidup
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas insiden ini. Perusahaan memastikan akan memberikan penanganan terbaik bagi korban serta melakukan investigasi menyeluruh.
“Kami menyampaikan permohonan maaf. Fokus kami adalah memastikan seluruh penumpang dan petugas mendapatkan penanganan secepat mungkin,” ujar VP Corporate Communication KAI, Anne Purba.
Selain itu, KAI juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Baca Juga: Selat Hormuz Bergejolak Harga Minyak Dunia Melonjak, Ancaman Krisis Energi Makin Nyata
Akibat kecelakaan ini, perjalanan kereta di lintas Bekasi Timur mengalami gangguan signifikan. Penumpang diimbau untuk mencari informasi terbaru terkait jadwal perjalanan serta mengikuti arahan petugas di lapangan. ***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Ballon d’Or 2026 Segera Terjawab! Ini Jadwal Pengumuman, Jam Tayang WIB, dan Kandidat yang Berebut Trofi
- 6Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 7Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 8Uang Pelicin Rp338 Juta di Balik Kredit Fiktif Bank BJB: Polda Banten Bongkar Modus Licik Rekayasa Dokumen, Negara Boncos Rp8,7 Miliar!
- 9Mbappe Kehilangan Tiga Mitra Bisnis di China, Kontroversi Meme Picu Boikot Besar-besaran
- 10Keluarga Lamine Yamal Tuai Kritik setelah Ballon d'Or 2026, Ayahnya Jadi Sorotan









