Heboh! Roy Suryo Bongkar Temuan Fatal di Ijazah Jokowi: Bukan 'Gadjah Mada', Tapi 'Gadhaj Adam'?

AKURAT BANTEN– Jagat media sosial kembali diguncang oleh pernyataan kontroversial pakar telematika, Roy Suryo. Mantan Menpora ini mengungkap sebuah detail yang mengejutkan terkait ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).
Bukan lagi soal keaslian foto atau format tulisan, kali ini Roy Suryo menyoroti kejanggalan pada penulisan nama universitas yang tercantum dalam dokumen tersebut.
Dalam sebuah diskusi panas yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi, Roy Suryo secara blak-blakan menyebut adanya dugaan salah ketik atau "typo" yang sangat tidak wajar untuk sebuah dokumen negara sekelas ijazah universitas ternama.
Baca Juga: Kubu Roy Suryo Bongkar Janji Jokowi soal Ijazah, 'Disebut Hanya Ulangi Pernyataan Lama'
Misteri "Gadhaj Adam": Kesalahan Ketik atau Sesuatu yang Lebih Besar?
Menurut analisis Roy Suryo yang mengacu pada temuan ahli digital forensik Rismon Sianipar, terdapat kejanggalan pada teks yang seharusnya bertuliskan "Gadjah Mada".
Namun, setelah dilakukan pembesaran dan analisis mendalam, tulisan tersebut justru nampak seperti "Gadhaj Adam".
"Ini bukan sekadar masalah teknis. Bagaimana mungkin sebuah institusi sebesar Universitas Gadjah Mada (UGM) mengeluarkan ijazah dengan penulisan nama universitas yang salah fatal?" ujar Roy Suryo dalam sebuah potongan video yang kini viral.
Temuan ini sontak memicu perdebatan sengit di ruang publik.
Bagi para pendukung teori ini, kesalahan penulisan tersebut dianggap sebagai bukti kuat adanya ketidaktelitian dalam pembuatan dokumen yang diduga "aspal" (asli tapi palsu).
Baca Juga: Jarang Terjadi! Mantan Presiden Jokowi Bakal Duduk di Kursi Sidang, Siapkan Kejutan Ijazah Asli
Soroti Tanggapan UGM yang Dianggap "Tergagap"
Tak hanya menyoroti fisik ijazah, Roy Suryo juga menyentil sikap pihak UGM dalam memberikan klarifikasi.
Ia menilai jawaban-jawaban yang diberikan pihak rektorat cenderung diplomatis dan tidak menyentuh substansi teknis yang ia pertanyakan.
"Kita butuh transparansi, bukan sekadar pernyataan bahwa ijazah itu asli. Jika asli, jelaskan mengapa ada anomali-anomali seperti ini," tambahnya dengan nada tajam.
Pro dan Kontra: Manuver Politik atau Pencarian Kebenaran?
Di sisi lain, banyak pihak menilai bahwa apa yang dilakukan Roy Suryo hanyalah pengulangan isu lama yang sengaja digoreng kembali untuk kepentingan politik.
Pihak-pihak yang kontra berpendapat bahwa ijazah Jokowi sudah berkali-kali diuji dan dinyatakan sah oleh lembaga terkait, termasuk pengadilan.
Namun, bagi Roy Suryo dan timnya, peluncuran “Jokowi’s White Paper” adalah bentuk keterbukaan informasi publik yang dijamin undang-undang.
Mereka bersikeras bahwa setiap keraguan publik harus dijawab dengan bukti data yang tak terbantahkan, bukan sekadar narasi.(**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Gugatan Ijazah Gibran di MK Mulai Terbaca, Alasan Ini Bisa Bikin Permohonan Kandas!
- 2Purbaya Dicopot Prabowo, 5 Isu Ini Diduga Jadi Biang Kerok Pergantian Menkeu, Ada yang Bikin Geger!
- 3Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 4Gibran Disorot Dino Patti Djalal Gegara Gugatan MK, Kalimat “Bela Diri” Ini Bikin Heboh!
- 5Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 6Purbaya Dicopot Prabowo, Isi Garasinya Bikin Kaget: Ada Mobil Miliaran Rupiah!
- 7Infrastruktur IT Badan Gizi Nasional Lumpuh, Sinkronisasi Data MBG di Lapangan Kacau
- 8Buntut OTT Kepala BPN, Warga Tanah Tinggi Buka Suara Soal Dugaan Pungli PTSL Rp27,5 Juta
- 9Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 10Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan









