KEJUTAN! Reshuffle Kabinet Merah Putih Dimulai: Meutya Hafid Pindah Posisi, Siapa Penggantinya?

AKURAT BANTEN– Kabar mengejutkan datang dari jantung pemerintahan pagi ini, Senin (27/4/2026).
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan resmi memulai langkah besar dengan merombak jajaran Kabinet Merah Putih.
Nama Meutya Hafid, yang selama ini menjadi sosok sentral di sektor komunikasi, dikabarkan bergeser posisi, memicu pertanyaan besar bagi publik: Siapa sosok yang akan menggantikannya?
Perombakan ini menjadi sinyal bahwa Presiden Prabowo tengah melakukan evaluasi besar-besaran untuk memastikan target pemerintah di tahun kedua ini tercapai lebih cepat.
Baca Juga: Arahan Prabowo: Pemerintah Percepat Hadirkan Perpustakaan Modern di Sekolah Rakyat
Meutya Hafid Geser ke Kursi Pariwisata?
Rumor yang beredar kencang di lingkungan Istana menyebutkan bahwa Meutya Hafid akan meninggalkan jabatan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) untuk mengisi posisi Menteri Pariwisata.
Langkah ini dinilai strategis karena keahlian Meutya dalam komunikasi digital dianggap mampu mendongkrak citra pariwisata Indonesia di mata dunia secara lebih agresif.
Namun, fokus publik kini tertuju pada kursi panas yang ditinggalkannya.
Muncul nama Angga Raka yang disebut-sebut sebagai kandidat terkuat untuk menjadi nakhoda baru di Kementerian Komunikasi dan Digital.
Reshuffle kali ini bukan sekadar rotasi rutin, melainkan sebuah 'perang strategi'. Presiden sedang menempatkan jenderal-jenderal terbaiknya di medan tempur yang baru demi efektivitas komando.
Baca Juga: Viral Lagi Keaslian Ijazah Jokowi Diseret ke Prabowo, Manipulasi Opini Jadi Akar Masalahnya?
Sosok-Sosok Baru yang Menjadi Sorotan
Tak hanya soal Meutya Hafid, kejutan lain datang dari munculnya wajah-wajah yang dipercaya memperkuat "benteng" komunikasi dan administrasi Istana:
M. Qodari: Analis politik senior ini dikabarkan bakal menduduki posisi Juru Bicara Presiden, posisi krusial untuk memastikan narasi pemerintah sampai ke rakyat tanpa hambatan.
Hasan Nasbi: Dikabarkan kembali masuk ke lingkaran inti untuk memperkuat barisan Komunikasi Strategis.
Abdul Kadir Karding: Sosok berpengalaman ini disebut akan memimpin Badan Karantina Nasional, sebuah badan yang kini menjadi vital bagi ketahanan pangan dan ekspor-impor.
Baca Juga: Fokus Jadi Presiden, Prabowo Resmi Mundur dari Jabatan Ketum PB IPSI
Peta Perubahan Jabatan (Prediksi Terbaru):
Nama Tokoh | Jabatan Sebelumnya | Jabatan Baru (Prediksi) |
Meutya Hafid | Menteri Komunikasi & Digital | Menteri Pariwisata |
Angga Raka | - | Menteri Komunikasi & Digital |
M. Qodari | - | Juru Bicara Presiden |
Abdul Kadir Karding | Menteri P2MI | Kepala Badan Karantina Nasional (**) |
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 5Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan





