Aksi Berbahaya Dua Turis Inggris di Labuan Bajo Berujung Teguran Keras Imigrasi

Akurat Banten - Dua wisatawan asing asal Inggris terpaksa mendapat peringatan tegas dari Kantor Imigrasi Labuan Bajo setelah aksi nekat mereka di jalan raya membuat resah warga setempat.
Imigrasi menyebut tindakan kedua turis yang mengendarai motor secara ugal-ugalan itu tidak hanya membahayakan pengguna jalan lain, tetapi juga mencoreng citra destinasi wisata premium tersebut.
Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Labuan Bajo, Saiful Basyir, menegaskan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat setelah mendapat laporan dari kepolisian.
“Kami sudah memberikan teguran resmi dan peringatan keras kepada keduanya agar menaati seluruh aturan yang berlaku di Indonesia,” ujarnya.
Saiful menjelaskan dua WNA berinisial EA (30) dan BC (28) telah diamankan bersama Polres Manggarai Barat untuk menjalani pemeriksaan dokumen serta izin tinggal.
Ia menyebut keduanya masuk ke Indonesia menggunakan visa kunjungan wisata, sehingga wajib mengikuti seluruh ketentuan hukum dan etika selama berada di Labuan Bajo.
“Keduanya kami ingatkan agar menghormati nilai-nilai lokal dan tidak mengulangi tindakan berbahaya seperti yang terlihat di video,” tambahnya.
Sebelumnya, sebuah rekaman yang beredar luas di media sosial memperlihatkan aksi freestyle salah satu turis yang mengangkat ban depan motor atau melakukan wheelie di Jalan Mgr Van Bekkum.
Dalam video tersebut, terlihat lalu lintas sedang ramai, namun pelaku tetap memacu motornya dengan kecepatan tinggi sehingga membuat pengendara lain terkejut dan menghindar.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Manggarai Barat, AKP I Made Supartha Purnama, membenarkan bahwa dua turis itulah yang berada dalam video yang viral tersebut.
“Kami melakukan penyelidikan begitu video itu muncul dan viral di media sosial,” ungkapnya.
Petugas dari Satlantas, Satintelkam, hingga jajaran Imigrasi kemudian melakukan identifikasi untuk memastikan identitas kedua pengendara.
Proses penelusuran berjalan cepat karena video yang tersebar cukup jelas menampilkan ciri-ciri pelaku, sehingga tim gabungan bisa langsung melacak keberadaan mereka.
Saat diamankan, kedua WNA itu mengakui bahwa aksi berbahaya tersebut dilakukan hanya untuk bersenang-senang dan mencari sensasi selama berlibur.
Pihak kepolisian menekankan bahwa dalih tersebut sama sekali tidak bisa dibenarkan karena tindakannya membahayakan warga dan berpotensi memicu kecelakaan serius.
Meski tidak dilakukan penahanan, kedua turis tersebut kini masuk dalam pengawasan Imigrasi dan diwajibkan mematuhi seluruh aturan selama sisa waktu tinggal mereka.
Imigrasi juga menegaskan bahwa pelanggaran serupa dapat berujung pada tindakan administrasi keimigrasian, bahkan deportasi jika ditemukan unsur pelanggaran lebih serius.
Saiful Basyir menegaskan bahwa Labuan Bajo adalah destinasi wisata internasional yang harus dijaga ketertibannya, baik oleh warga lokal maupun tamu mancanegara.
“Siapa pun yang datang ke sini wajib patuh pada hukum Indonesia dan menjaga nama baik daerah ini,” tuturnya.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa wisatawan harus tetap berhati-hati dan menghargai aturan setempat, meski sedang berlibur dan menikmati suasana Labuan Bajo.
Pihak kepolisian berharap peristiwa serupa tidak terulang dan mengajak masyarakat untuk segera melapor jika menemukan pelanggaran lalu lintas yang membahayakan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Terungkap Gugatan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran Ternyata Berawal dari Keluhan Calon Murid
- 2Mahfud MD Bongkar Sorotan ke Prabowo, 'Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat'
- 3Surat Kesetaraan Gibran Digugat, Muncul Tawaran Tak Terduga, Ikut Paket C?
- 4Hakim Saldi Isra Cecar Bawaslu soal Syarat Pendidikan Gibran, 'Dipantau Enggak?'
- 5Denny Indrayana Bongkar Suket Gibran, 'Diajukan dan Terbit di Hari yang Sama, Kok Bisa?'
- 6Makin Panas! Ijazah Gibran Masuk MK, Bisakah Berujung pada Pemakzulan Wakil Presiden?
- 7Gibran Digadang Capres 2029, Pernyataan Ali Syarief soal Prabowo Bikin Wacana Makin Panas
- 8Pendidikan Gibran Jadi Sorotan, Agus Yunanto Bongkar Pertanyaan Besar soal SMK Akuntansi
- 98 Tuntutan Gugatan Gibran di MK Terungkap, Ada Permintaan Batalkan Pelantikan dan Pilih Wapres Baru
- 10Roy Suryo Soroti Biografi Gibran di MK, Ada Perbedaan Keterangan Pendidikan yang Dipersoalkan







