Tiga Kota di Indonesia Timur Hadirkan Wadah Baru untuk Mengakselerasi Kemampuan Digital Warga

Akurat Banten - Gelombang penguatan literasi digital di kawasan Indonesia Timur memasuki babak baru setelah tiga pusat pembelajaran teknologi resmi beroperasi di Kupang, Lombok, dan Bima.
Langkah tersebut menandai upaya serius membuka akses lebih luas bagi kelompok perempuan dan anak muda yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas teknologi.
Pusat pelatihan yang dibentuk oleh Markoding (Yayasan Daya Kreasi Anak Bangsa) bersama HP itu dihadirkan sebagai ruang belajar modern untuk mengembangkan keterampilan dasar komputer hingga pemanfaatan kecerdasan artifisial.
Presiden Direktur HP Indonesia, Juliana Cen, menegaskan bahwa kemampuan digital kini bukan lagi keterampilan tambahan, tetapi bekal penting agar masyarakat dapat bersaing dalam peluang ekonomi masa depan.
"Penting bagi seluruh komunitas merasakan kemajuan digital, dan kami berharap inisiatif ini mendukung lebih banyak perempuan dan anak muda untuk membangun kapabilitas yang mereka butuhkan,” ujarnya.
Baca Juga: Pos Indonesia Kebut Penyaluran BLT Kesra di Sumatera Meski Kantor Pos Banyak Terdampak Bencana
Ketimpangan akses digital masih menjadi persoalan yang mencolok, terutama di luar kota besar, sehingga keberadaan fasilitas ini dinilai dapat menjadi jembatan bagi mereka yang selama ini tertinggal.
Data nasional menunjukkan hanya sebagian kecil perempuan Indonesia yang memiliki akses internet, sementara mayoritas anak di wilayah pedesaan belum mengenal penggunaan komputer secara memadai.
Di sisi lain, jumlah anak muda yang masuk kategori Not in Education, Employment, or Training (NEET) mendorong urgensi hadirnya ruang pembelajaran berbasis komunitas yang dapat meningkatkan kompetensi mereka.
Lewat Markoding Digital Hub, peserta dapat menikmati akses internet gratis, perangkat digital lengkap, serta modul pelatihan yang mencakup pengenalan teknologi, keamanan siber, literasi finansial digital, hingga pelatihan kerja seperti web development, pemasaran digital, dan pengenalan AI.
Fasilitas tersebut juga dirancang sebagai ruang kolaborasi lintas sektor, memungkinkan sekolah, UMKM, hingga organisasi lokal memanfaatkannya untuk menggelar kegiatan berbasis teknologi dan inovasi.
Pengembangan tiga pusat belajar ini didukung program HP Digital Equity Accelerator (DEA) 2025, sebuah inisiatif global yang memfasilitasi organisasi nirlaba untuk memperluas akses teknologi bagi masyarakat prasejahtera.
Sejak diluncurkan pada 2022, program itu telah memberikan dampak bagi lebih dari sembilan juta penerima manfaat di sembilan negara.
Founder & CEO Markoding, Amanda Simandjuntak, menilai kehadiran fasilitas baru ini merupakan langkah strategis dalam membuka pintu kesempatan digital yang lebih adil bagi komunitas yang belum tersentuh teknologi.
“Digital Hub di Indonesia Timur memungkinkan kami memberdayakan lebih banyak perempuan dan anak muda melalui pembelajaran berbasis komunitas,” katanya.
Setiap hub dilengkapi 63 laptop, perangkat konferensi, printer, dan headset untuk memastikan kegiatan pelatihan berlangsung nyaman dan efektif bagi ribuan peserta yang ditargetkan.
Pemerintah Kabupaten Bima, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bima, Fatahullah, menyebut fasilitas itu sejalan dengan percepatan transformasi digital yang sedang digencarkan pemerintah daerah.
Dengan sasaran 1.000 perempuan dan anak, keberadaan tiga pusat pembelajaran ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan digital masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.
Berbagai pelatihan dan lokakarya dijadwalkan berlangsung sepanjang tahun dan informasi pendaftarannya dapat diikuti melalui kanal resmi Markoding.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Makin Tegang! Putusan MK soal Syarat Pendidikan Gibran Tinggal Ditunggu, Dokumen UTS Insearch Jadi Sorotan
- 2Viral Kapolri Suyudi Baru Dilantik, Komisi III DPR Langsung Sambangi Rumahnya: Ada Apa? Isu Pejabat Polri Arogan Jadi Sorotan
- 3BPEK DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Raih Award of Appreciation di Success Business Mastery
- 4Viral di Jakarta! Surat Asli Bupati Sigi Berisi Permohonan Bantuan Jembatan Malah Jadi Bungkus Nasi Pecel, Ini Isi Lengkapnya
- 5Pendopo Gandeng Batik Indra Loka Perluas Pasar Busana Motif Lokal Lintas Generasi
- 6Geger! Guru ICM Serpong Jadi Tersangka Kekerasan Seksual, Dugaan Child Grooming Terungkap
- 7Fantastis! Orang Superkaya Indonesia Diproyeksi Tembus 6.966 Orang, Pertumbuhannya Nomor 1 Dunia, Ini Penyebabnya
- 8Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026! Drama 120 Menit dan Adu Penalti Akhirnya Putus Kutukan 35 Tahun
- 9Sesko Cedera Lagi, Manchester United Bisa Panik! 3 Striker Ini Berpotensi Jadi Solusi Januari 2027
- 10Dari Bangku Cadangan Jadi Pahlawan! Michael Olise Ungkap Instruksi Zidane yang Bikin Belgia Hancur










