DITANGKAP TANPA PERLAWANAN: Pria Biadab Pemaksa Kekasih Jadi Komplotan Kriminal Diciduk Polda Metro

Viral di Media Sosial, Pelaku 'Jebak' Wanita dalam Hubungan Asmara Lalu Lakukan Penyiksaan Mengerikan
AKURAT BANTEN– Kepolisian Daerah Metro Jaya berhasil meringkus seorang pria yang diduga kuat sebagai pelaku utama dari aksi kriminal yang sangat keji dan biadab. Pria tersebut ditangkap atas tuduhan menyiksa dan memaksa sejumlah kekasihnya untuk terlibat dalam serangkaian aksi kejahatan.
Penangkapan dilakukan di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, pada Jumat (14/11/2025) malam. Pelaku tak berkutik dan ditangkap tanpa perlawanan.
Resmi Tersangka: Pelaku Sudah Diamankan
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, membenarkan penangkapan ini dan menegaskan bahwa status hukum pelaku telah ditingkatkan.
"Pelakunya sudah kita amankan tadi malam di daerah Cilincing. Sudah tersangka," tegas AKBP Abdul Rahim saat dikonfirmasi, Sabtu (15/11/2025).
Baca Juga: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Diuji, 48% Kasus Keracunan Nasional Berasal dari Dapur Gizi Anak!
Terbongkar Karena Unggahan Viral 'Pengakuan Korban'
Kasus ini menjadi sorotan publik dan viral di media sosial setelah sebuah video pengakuan korban diunggah oleh akun Instagram @gianluigich. Video tersebut secara eksplisit mengungkap modus operandi pelaku yang sangat mengerikan.
"Pelaku sangat biadab! Memperalat beberapa perempuan untuk melakukan tindakan kriminal. Korban dipaksa dan disiksa jika tidak mengikuti arahan tindakan kriminal bersama. Para korban dijebak dalam hubungan asmara," tulis akun viral tersebut.
Unggahan itu juga menampilkan gambar seorang perempuan yang diduga salah satu korban, dengan wajah dan bibir yang terlihat lebam parah. Suara tangisan penuh ketakutan terdengar jelas, menjadi bukti bisu dari kekejaman yang dialaminya.
Modus Kejahatan: Dijebak Asmara, Dipaksa Kriminal
Menurut narasi yang beredar, pelaku menggunakan hubungan asmara sebagai jebakan untuk menguasai para korbannya. Setelah korban terjerat secara emosional, pelaku lantas memaksa mereka terlibat dalam aksi kriminal.
Jika korban menolak atau tidak mengikuti perintahnya, pelaku tak segan melakukan penyiksaan sadis untuk menjamin kepatuhan.
Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya masih terus bekerja keras untuk mendalami motif kejahatan yang dilakukan pelaku. Selain itu, upaya pencarian kemungkinan adanya korban-korban lainnya juga menjadi fokus utama dalam proses penyelidikan.
Meski demikian, pihak kepolisian belum merilis detail kronologi lengkap serta jenis aksi kriminal apa saja yang telah dilakukan oleh komplotan pimpinan pelaku biadab ini (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 6Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Golkar Ungkap Alasan Partai Pendukung Tak Turun Bela Gibran di MK, Ini Penjelasannya
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik









