Pegawai Pemkab Tangerang yang Terlibat Peredaran Narkoba Ternyata Sudah Seminggu Mangkir Kerja

AKURAT BANTEN - Pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Akmal Hadi (44), yang ditangkap polisi karena diduga terlibat jaringan peredaran ganja, tercatat sudah tidak masuk kerja sejak sepekan terakhir.
Camat Legok, Yusuf Fachrurozi, mengatakan absensi Akmal mulai menjadi perhatian sebelum pihaknya mengetahui adanya kasus narkotika tersebut. Pihak kecamatan bahkan telah mengirimkan surat pemanggilan kepada Akmal untuk meminta klarifikasi atas ketidakhadirannya.
"Seminggu ke belakang (sudah tidak masuk kerja)," ujar Camat Legok, Yusuf Fachrurozi, Kamis (06/11/2025).
Baca Juga: Warga Geruduk DPRD Tangsel, Tagih Janji Pengembalian Jalan Provinsi dari BRIN
Yusuf menjelaskan, Akmal merupakan ASN dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Bagian Umum dan Kepegawaian. Sejak mangkir tanpa keterangan, pihak kecamatan mencoba melakukan penelusuran internal, namun Akmal tidak memberikan respons.
""Kita tidak mengetahui bahwa ada hal tersebut, makanya kita membuat satu panggilan kepada pegawai tersebut hari kemarin, di dalam surat panggilan itu dia tidak datang, sampai dengan hari ini," jelas Yusuf.
Dengan adanya penetapan tersangka terhadap Akmal, kecamatan segera akan melaporkan kasus tersebut ke Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang untuk diproses sesuai aturan kepegawaian.
Baca Juga: Dua ASN Pemkab Tangerang Dipecat karena Bolos Kerja
"Kasus besar ini akan kita laporkan terlebih dahulu kepada Badan Kepegawai di Kabupaten Tangerang dan nanti di tindakan lanjut seperti apa kita minta pengarahannya lebih lanjut," jelasnya.
Sebelumnya, Polresta Tangerang menangkap seorang aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Tangerang berinisial AH (44) karena diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika jenis ganja lintas provinsi.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Indra Waspada mengatakan, penangkapan AH merupakan hasil pengembangan pengungkapan jaringan narkoba yang terhubung dari Medan, Tangerang, hingga Bali. Selain AH, polisi juga menangkap dua orang lainnya, masing-masing berinisial LK (24) dan IT (42), di wilayah Parung, Bogor.
Baca Juga: Perlawanan Sengit Terjadi Saat Penggerebekan Kartel Narkoba di Kampung Bahari
"Kami melakukan upaya pengembangan kasus dan langsung bergerak ke Bogor, kemudian menangkap tiga pria yang diduga sebagai pelaku," ujar Indra dalam konferensi pers, Kamis (06/11/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Warga Lippo Karawaci Geruduk Menara Matahari, Selain AJB Tak Jelas Pengelola Dinilai Buruk
- 2Bawa Sabu 26 Kg, Dua Terdakwa Kasus Narkoba di Tangerang Dituntut Hukuman Mati
- 3Bukan Sekadar Menopang Tulang, Implan Medis Ini Dikembangkan agar Bisa Memulihkan Lapisan Pelindungnya
- 4Polisi Gagalkan Peredaran 120 Cartridge Vape Mengandung Etomidate di Apartemen Pacific Garden
- 5Harry Kane Ungkap Kebahagiaan Raih Ballon d'Or 2026, Ini Rekor Golnya Bersama Bayern Munich
- 6Gerindra Bela Gibran, Prabowo Tak Bisa Pecat Wapres Sepihak! Ini Aturan yang Wajib Dipahami
- 7Jusuf Kalla Heran Ditantang Buka Buku Nikah, Padahal Hanya Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli!
- 8Haaland Semprot Donnarumma di Tengah Laga, Blunder Sang Kiper Bikin Man City Tumbang!
- 9Balsa Sekulic Menggila! Persib Bungkam Melbourne Victory 2-0, Maung Bandung Makin Dekat ke 16 Besar
- 10MU Dihajar Bournemouth, Legenda Liverpool Mengamuk! Gerrard Sebut 6 Pemain Setan Merah Tak Cukup Bagus









