Perlawanan Sengit Terjadi Saat Penggerebekan Kartel Narkoba di Kampung Bahari

Akurat Banten - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia mengungkapkan operasi penggerebekan di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menghadapi perlawanan sengit dari kelompok terkait narkoba.
Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN RI, Brigjen Roy Hardi Siahaan, menyebut bahwa timnya sudah memprediksi adanya perlawanan saat melakukan operasi.
"Waktu kami ke sana memang sudah berpikir dan menganalisa serta mengantisipasi kalau ada perlawanan, ternyata benar," ujarnya.
Menurut Roy, perlawanan datang dari warga yang berada dalam satu lingkaran lokasi penggerebekan.
"Masyarakat di 'circle' lokasi tersebut melakukan perlawanan menggunakan samurai," katanya.
Selain menggunakan senjata tajam, mereka juga menyalakan kembang api dan mercon untuk menghalangi petugas.
"Paling tidak mengintimidasi kami yang ada di TKP," tambah Roy.
Operasi yang melibatkan BNN dan Brimob Polda Metro Jaya itu berlangsung dengan persiapan matang sehingga gangguan dapat dikendalikan.
"Untungnya kami bisa mengantisipasi dan semua berjalan dengan lancar. Sejauh ini kami melihat belum ada (anggota luka)," tutur Roy.
Dalam penggerebekan tersebut, sebanyak 18 orang berhasil ditangkap.
Dari jumlah tersebut, 17 adalah pria dan satu perempuan, yang berperan sebagai bandar maupun pengguna narkoba.
Baca Juga: PRABOWO PANGGIL 'MUSUH' WHOOSH: Jonan Dipanggil ke Istana, Solusi Kereta Cepat di Ujung Tanduk?
Petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang akan menjadi dasar penyidikan lebih lanjut.
Puluhan personel Brimob yang dilengkapi gas air mata dan tameng menghadapi perlawanan langsung dari massa yang diduga dikendalikan kartel narkoba setempat.
Untuk memecah kerumunan, polisi terpaksa melepaskan tembakan gas air mata.
Namun, kelompok massa tak tinggal diam dan membalas dengan tembakan petasan ke arah petugas.
Selain itu, personel Brimob juga dilempari batu saat berusaha menembus pertahanan warga yang berperan sebagai penghalang penggerebekan.
Kelompok massa bahkan mengacungkan berbagai senjata tajam untuk mengintimidasi petugas di lapangan.
Meski mendapat perlawanan keras, operasi tetap berjalan tanpa ada laporan korban jiwa di pihak petugas.
Roy menegaskan, kesiapan personel dan koordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan penggerebekan.
"Antisipasi yang kami lakukan membuat operasi tetap terkendali meski mendapat perlawanan," jelasnya.
Penggerebekan ini menjadi langkah penting dalam memberantas peredaran narkoba di Jakarta Utara yang selama ini meresahkan masyarakat sekitar.
Brigjen Roy menambahkan, pihaknya akan terus mengawasi wilayah tersebut untuk mencegah kebangkitan kembali kartel narkoba yang beroperasi di Kampung Bahari.
"Upaya penegakan hukum tidak berhenti di sini. Kami akan terus melakukan pengawasan agar masyarakat tetap aman," katanya.
Keberhasilan operasi ini menjadi contoh pentingnya persiapan matang dan koordinasi antara BNN dan kepolisian dalam menghadapi kelompok kriminal yang berani melawan.
Roy mengingatkan bahwa keamanan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap operasi pemberantasan narkoba.
Dengan operasi yang tuntas, diharapkan peredaran narkoba di Kampung Bahari bisa ditekan dan warga kembali merasa aman di lingkungan mereka.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 2Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 3Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 4Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 5Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 6Truk Air Bantuan Ditahan di Pintu Tol Janger, Kabid BPBD: Kami Pikirkan Keselamatan Pengendara, tapi Balasannya Begini
- 7KEK ETKI Banten Buka Keran Investasi Ekonomi Kreatif, Gandeng Kemenekraf
- 8Saiful Milah Resmi Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Kota Tangerang yang Baru
- 9Roy Suryo dan Dokter Tifa Pede Bebas dari Kasus Ijazah Jokowi, Ini Alasan Kuasa Hukum
- 10Purbaya Dicopot Prabowo, Henri Subiakto Ungkap Alasan Mengejutkan di Balik Rasa Leganya









