Banten

Deklarasi Bersejarah di KTT ASEAN: Prabowo Sambut Timor Leste sebagai Anggota Baru

Moehamad Dheny Permana | 27 Oktober 2025, 14:52 WIB
Deklarasi Bersejarah di KTT ASEAN: Prabowo Sambut Timor Leste sebagai Anggota Baru

Akurat Banten - Presiden Prabowo Subianto menghadiri sejarah baru kawasan ketika para pemimpin Asia Tenggara sepakat menerima Timor Leste sebagai anggota penuh ASEAN.

Upacara penandatanganan berlangsung di Kuala Lumpur Convention Centre dan menjadi sorotan utama pembukaan KTT ke-47 ASEAN.

Momen itu dirayakan sebagai babak baru bagi dinamika politik dan ekonomi Asia Tenggara yang semakin inklusif.

Prabowo terlihat duduk bersama para kepala pemerintahan ASEAN sebelum naik ke panggung untuk meneken deklarasi penerimaan tersebut.

“Ini keputusan strategis bagi stabilitas dan kebersamaan kawasan,” ujar seorang pejabat Indonesia yang hadir mendampingi Presiden.

Deklarasi yang ditandatangani seluruh perwakilan negara menegaskan bahwa Timor Leste kini sah sebagai anggota ke-11 ASEAN.

Penandatanganan itu juga disaksikan melalui siaran langsung dari berbagai media regional yang menyorot antusiasme para delegasi.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menjadi tuan rumah sekaligus salah satu pemimpin pertama yang membubuhkan tandatangan.

Turut hadir Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr yang menyebut langkah ini sebagai sinyal kuat persatuan Asia Tenggara.

Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah tampak berbincang akrab dengan Prabowo sebelum sesi foto bersama dimulai.

Baca Juga: Aksi Maling Proyektor di Sekolah Dasar Gagal Total, Pelaku Nyaris Kabur Sebelum Diringkus Warga

Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong memuji kemajuan Timor Leste yang terus memperkuat kesiapan institusionalnya.

Sementara itu, Vietnam, Thailand, Laos, dan Kamboja juga menyampaikan dukungan tanpa ragu terhadap keputusan historis ini.

Myanmar mengirim pejabat senior dari kementerian luar negeri untuk menandatangani deklarasi atas nama pemerintahnya.

Kehadiran Perdana Menteri Kay Rala Xanana Gusmão sebagai wakil Timor Leste mendapat sambutan meriah dari ruangan.

Gusmão menyampaikan rasa terima kasih kepada negara-negara tetangga yang telah membuka pintu selebar-lebarnya.

“Kami datang bukan sekadar menjadi anggota, melainkan menjadi bagian dari keluarga,” ucapnya.

Dengan bergabungnya Timor Leste, peta keanggotaan ASEAN kini melingkupi seluruh negara di kawasan Asia Tenggara.

Organisasi yang berdiri sejak 1967 itu resmi menggenapkan representasi geografisnya tanpa kecuali satu negara pun.

Indonesia memberikan pernyataan khusus mengenai pentingnya pendampingan berkelanjutan untuk integrasi total Timor Leste.

Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan komitmen Jakarta membantu negara tetangga tersebut menyesuaikan seluruh standar ASEAN.

“Proses ini baru mulai dan kami semua punya tanggung jawab mendukungnya,” kata Sugiono melalui keterangan tertulis.

Kendati telah diterima resmi, Timor Leste masih perlu menyelesaikan beberapa reformasi internal sesuai pedoman organisasi.

ASEAN memastikan setiap tahapan akan diupayakan tanpa tekanan sehingga memberikan hasil terbaik untuk rakyat Timor Leste.

Para analis menilai masuknya anggota baru akan memperkaya dinamika diplomasi dan memperluas peluang kerja sama ekonomi.

Timor Leste sebelumnya telah menyerahkan dokumen aksesi terhadap Piagam ASEAN sebagai bukti keseriusan mereka.

Baca Juga: Ibu Timothy Angkat Vito Simanungkalit Jadi Anak, Ternyata Bukan Orang Sembarangan

Negara tersebut juga berkomitmen pada Perjanjian Zona Bebas Senjata Nuklir Asia Tenggara yang mengedepankan keamanan kolektif.

Keikutsertaan dalam SEANWFZ diharapkan memperkuat misi kawasan yang damai serta bebas ancaman nuklir.

Para pemimpin menilai langkah itu memberi energi baru bagi stabilitas kawasan yang menghadapi banyak tantangan geopolitik.

Kerja sama lintas negara dipandang semakin penting di tengah persaingan global yang kian intens.
ASEAN ingin memastikan bahwa setiap anggotanya memperoleh manfaat dan perlindungan yang setara dari integrasi ini.

Masyarakat Timor Leste disebut akan merasakan dukungan nyata dalam berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Pelaku usaha berharap akses pasar regional dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional secara signifikan.

Kehadiran Timor Leste juga membuka potensi kolaborasi budaya yang memperkaya keragaman Asia Tenggara.

Media internasional menyoroti betapa eratnya solidaritas negara-negara ASEAN meskipun perbedaan karakter politik masih terlihat.

Para delegasi kemudian melanjutkan agenda KTT membahas isu perdagangan, keamanan maritim, dan pembangunan berkelanjutan.

Prabowo bersama pemimpin lain dijadwalkan mengadakan serangkaian pertemuan bilateral setelah sesi pembukaan selesai.

Indonesia diperkirakan akan memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisi sebagai pemimpin kawasan.

Kuala Lumpur menjadi saksi lahirnya lembaran baru sejarah yang diharapkan membawa kemajuan bersama.

Timor Leste kini resmi berada di meja yang sama untuk menentukan arah masa depan ASEAN.
Para pemimpin menegaskan bahwa keputusan bersejarah ini mengukuhkan nilai persahabatan di Asia Tenggara.

Seluruh pihak optimistis langkah hari ini menjadi awal kerja sama yang lebih erat bagi generasi mendatang.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.