Banten

Rahasia Telur Dadar Tebal, Montok, dan Anti Kempes! Bukan Sekadar Dikocok Biasa, Ini 5 Trik Olahan Chef

Saeful Anwar | 8 Oktober 2025, 17:50 WIB
Rahasia Telur Dadar Tebal, Montok, dan Anti Kempes! Bukan Sekadar Dikocok Biasa, Ini 5 Trik Olahan Chef

AKURAT BANTEN-Telur dadar—menu andalan yang tak pernah salah. Cepat, murah, dan bisa dikreasikan dengan apa saja. Namun, seringkali kita kecewa dengan hasilnya: kempes, tipis, atau malah terlalu berminyak.

Padahal, impian kita adalah telur dadar yang tebal (montok!), mengembang sempurna, dan berwarna kuning keemasan.

Tahukah Anda? Untuk mengubah telur dadar "biasa" menjadi hidangan bintang lima, Anda hanya butuh beberapa trik sederhana. Lupakan cara mengocok yang asal-asalan!

Mari kita bongkar 5 trik rahasia yang akan membuat telur dadar Anda naik kelas, dijamin bikin ketagihan dan selalu habis tak bersisa!

Baca Juga: Tinjau Dapur MBG, Pilar Pastikan Pemkot Tangsel Akan Bantu Kelayakan SPPG

1. Trik Mengocok "Aerasi Maksimal": Kunci Telur Super Mengembang

Ini adalah fondasi utama. Jangan hanya mengaduk! Telur dadar yang mengembang adalah hasil dari udara yang terperangkap di dalam adonan.

Lakukan dengan Agresif: Kocok telur (dengan garpu atau whisk) secepat dan setinggi mungkin hingga benar-benar berbusa dan berbuih.

Semakin banyak udara yang masuk, semakin "ringan" adonan, dan semakin besar peluangnya untuk mengembang saat digoreng.

Waktu adalah Kualitas: Beri waktu minimal 1-2 menit penuh untuk proses pengocokan ini.

 

2. Jurus "Pelemas" Tekstur: Tambahkan 1 Sendok Cairan Ajaib

Untuk mendapatkan tekstur yang lembut, tidak kering, dan ringan, tambahkan sedikit cairan. Ini adalah trik yang sering digunakan para koki.

 

Pilihan Cairan: Gunakan susu cair, air, atau bahkan santan (jika ingin lebih gurih).

Proporsi Wajib: Cukup 1–2 sendok makan untuk 2 butir telur. Jangan lebih!

Cairan berlebih hanya akan membuat adonan terlalu encer dan sulit mengembang. Cairan ini membantu menghasilkan uap saat digoreng, membuat telur lebih fluffy.

Baca Juga: Rahasia Alami Kulit Glowing dan Tekanan Darah Stabil? Jawabannya Ada di Anggur Hijau!

3. Rahasia Kimiawi Cepat Saji: Sejumput Baking Powder atau "Meringue" Putih Telur

Jika Anda ingin hasil instan, ada dua cara untuk memicu daya kembang:

Opsi Kilat (Kimiawi): Tambahkan sejumput kecil baking powder atau soda kue (sekitar seperempat sendok teh).

Bahan ini akan bereaksi dengan panas dan langsung menghasilkan gas, membuat telur dadar Anda pop dan mengembang tinggi.

Opsi Alami (Tekstur Terbaik): Jika Anda menghindari bahan kimia, pisahkan putih telur. Kocok putih telur secara terpisah (seperti membuat meringue atau foam) hingga mengembang dan kaku.

Barulah campurkan dengan kuning telur dan bumbu. Cara ini menghasilkan telur dadar yang sangat tebal dan ringan layaknya soufflé.

Baca Juga: Jatah Petugas Haji Ternyata Dimainkan Yaqut Cholil Qoumas, Ngeri Bukan Cuma Jatah Kuota Haji Saja

4. Waspada Garam! Atur Timing Bumbu Agar Telur Tidak "Layu"

Siapa bilang bumbu bisa dimasukkan kapan saja? Garam adalah musuh bagi struktur telur jika dimasukkan terlalu cepat.

Garam di Akhir: Selalu masukkan garam tepat sebelum adonan dituang ke wajan.

Garam memiliki sifat memecah protein dalam telur (denaturasi), yang membuat adonan lebih cepat cair (berair) jika didiamkan terlalu lama.

Kekuatan Aroma: Untuk rasa yang "nendang," jangan lupakan irisan bawang merah/putih, daun bawang, dan lada segar.

 

5. Trik Menggoreng: Aturan "Panas Mula, Kecil Akhir" dan Wajan Mungil

 

Proses penggorengan menentukan bentuk akhir. Jangan anggap remeh suhu dan peralatan!

Wajan Anti-Lengket Wajib: Pilih wajan anti-lengket yang permukaannya rata.

Jika ingin telur dadar montok, gunakan wajan berdiameter kecil agar adonan terkumpul dan menghasilkan ketebalan maksimal.

Suhu Ganas di Awal: Panaskan minyak secukupnya hingga benar-benar panas.

Saat adonan dituang, panas ini akan membuat bagian luar telur langsung "terkunci" dan mulai mengembang.

Baca Juga: Skandal 'Ibu Persit dan Junior Suami' Guncang TNI: Terbongkar dari Latihan Tari, Berujung 'Video 8 Menit' Palsu

Api Pelan di Tengah: Setelah telur mulai mengeras di pinggir, kecilkan api agar bagian dalam matang sempurna tanpa membuat luar gosong.

Cukup Sekali Balik: Agar bentuk tetap cantik, jangan sering membolak-balik. Cukup sekali balik saja.

Tiriskan Sampai Kering: Terakhir, tiriskan di atas kertas minyak atau tisu dapur yang tebal untuk menyerap kelebihan minyak.

Hasilnya: telur dadar kuning keemasan, mengembang, dan crispy di luar, lembut di dalam.

 

Telur Dadar "Naik Level" untuk Setiap Kesempatan

Dengan menguasai 5 trik sederhana ini, Anda telah berhasil membawa telur dadar biasa ke level hidangan premium.

Menu ini tak hanya sempurna untuk sarapan kilat atau bekal anak sekolah yang mengenyangkan, tetapi juga lauk andalan yang selalu jadi favorit di meja makan.

Siap mencoba? Buktikan sendiri bedanya! (**) 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman