Banten

Terungkap Cara Mengetahui Desil Bansos Anda Begini Langkah Mudah Cek Lewat HP

Riski Endah Setyawati | 11 Februari 2026, 04:52 WIB
Terungkap Cara Mengetahui Desil Bansos Anda Begini Langkah Mudah Cek Lewat HP

Akurat Banten - Desil menjadi fondasi penting dalam peta kesejahteraan masyarakat yang dipakai pemerintah untuk memilah siapa yang paling membutuhkan bantuan.

Skema ini membagi penduduk ke dalam sepuluh lapisan, dimulai dari kelompok dengan kondisi ekonomi paling rentan hingga mereka yang dinilai sudah mapan.

Dengan pemeringkatan tersebut, penyaluran berbagai program perlindungan sosial bisa diarahkan lebih tepat sasaran dan meminimalkan kekeliruan.

Tak hanya untuk bansos rutin, data desil juga dipakai dalam proses seleksi jalur afirmasi pendidikan seperti KIP Kuliah.

Penentuan posisi setiap keluarga di dalam desil dilakukan secara terpusat sehingga tidak bergantung pada penilaian subjektif aparat wilayah.

Badan Pusat Statistik bersama sejumlah lembaga nasional turun langsung melakukan pengumpulan informasi faktual di lapangan.

Setelah data dihimpun, Kementerian Sosial memegang peranan penting dalam mengolah serta menetapkan siapa saja yang berhak memperoleh bantuan.

Model ini dibuat supaya standar ukur kesejahteraan sama di seluruh Indonesia sekaligus menutup ruang intervensi kepentingan tertentu.

Karena itulah hasilnya sering dijadikan rujukan utama ketika muncul perdebatan mengenai kelayakan penerima bansos.

Bagi masyarakat yang ingin memastikan apakah namanya tercatat, kini tersedia cara praktis yang bisa diakses tanpa perlu datang ke kantor pemerintah.

Pengecekan dapat dilakukan melalui layanan daring resmi yang disiapkan Kemensos.

Pengguna cukup membuka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui peramban di ponsel atau komputer.

Setelah halaman terbuka, pilih wilayah mulai dari provinsi, kabupaten atau kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.

Baca Juga: Taspen Tegaskan Rapel Pensiun 2025, Dibayar Utuh Pensiunan Tak Perlu Cemas Soal Potongan

Nama lengkap kemudian diketik sesuai identitas pada KTP agar sistem dapat melakukan pencocokan data.

Kode keamanan yang muncul di layar wajib diisi sebelum menekan tombol pencarian.

Dalam hitungan detik, informasi mengenai status di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial akan ditampilkan bersama keterangan lain yang relevan.

Selain situs web, pemerintah juga menyediakan alternatif melalui aplikasi yang bisa diunduh gratis.

Aplikasi bernama Cek Bansos tersebut tersedia di Play Store maupun App Store sehingga mudah dijangkau berbagai pengguna.

Setelah terpasang, masyarakat hanya perlu membuka menu pencarian penerima bantuan.

Langkah berikutnya serupa, yakni memasukkan detail wilayah tempat tinggal secara lengkap.

Nama sesuai KTP atau nomor induk kependudukan diminta untuk memastikan keakuratan identitas.

Begitu tombol cari ditekan, sistem akan menampilkan apakah yang bersangkutan masuk daftar penerima atau tidak.

Kehadiran dua kanal ini diharapkan memangkas kebingungan sekaligus meningkatkan transparansi informasi.

Fungsi utama desil sendiri tidak sekadar memberi label, melainkan memastikan bantuan diterima oleh pihak yang paling membutuhkan.

Melalui pemeringkatan tersebut, pemerintah dapat menentukan prioritas sekaligus mencegah adanya dobel penerimaan dalam beberapa program.

Sebagian besar bantuan sosial merujuk pada angka desil ketika menetapkan sasaran.

Mereka yang berada di lapisan satu hingga empat umumnya memiliki peluang terbesar untuk memperoleh bansos reguler seperti Program Keluarga Harapan.

Untuk program lain semisal BPNT, BPI, maupun ATENSI, jangkauannya dapat meluas hingga kelompok pada desil lima.

Baca Juga: Menjelang Lebaran ASN Bersiap Menanti THR Ini Perkiraan Besaran dan Jadwal Cairnya

Artinya, warga di desil tersebut masih mungkin menerima dukungan walau tingkat prioritasnya berbeda.

Namun ketika posisi sudah berada pada desil enam atau lebih tinggi, kesempatan biasanya semakin kecil.

Kelompok ini dinilai telah mempunyai tingkat kemandirian ekonomi yang relatif memadai sehingga tidak lagi menjadi fokus utama.

Meski begitu, peringkat desil bukanlah vonis permanen yang tak bisa berubah.

Pemerintah membuka ruang pembaruan karena dinamika kehidupan setiap keluarga dapat bergerak naik maupun turun.

Perubahan pekerjaan, fluktuasi pendapatan, jumlah tanggungan, hingga perpindahan alamat menjadi faktor yang kerap memengaruhi.

Petugas akan kembali melakukan verifikasi lapangan dan memperbarui data ketika ditemukan kondisi terbaru.

Apabila situasi ekonomi membaik, posisi desil dapat meningkat dan otomatis peluang menerima bantuan menjadi lebih kecil.

Sebaliknya, bila keadaan memburuk, bukan tidak mungkin peringkat turun sehingga akses terhadap program sosial semakin terbuka.

Dengan memahami mekanisme ini, masyarakat diharapkan dapat melihat bahwa desil merupakan alat untuk menjaga keadilan distribusi.

Transparansi informasi sekaligus partisipasi aktif warga menjadi kunci agar bantuan benar-benar menyentuh mereka yang membutuhkan.

Pada akhirnya, sistem desil dirancang untuk memastikan tidak ada yang tertinggal ketika negara hadir memberikan perlindungan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.