Dandim 0603 Lebak Prioritaskan Stabilitas dan Kolaborasi Bersama Insan Pers

AKURAT BANTEN, LEBAK - Letkol Inf IG Mahendra Subrata Komandan Kodim (Dandim) 0603 Lebak menegaskan, komitmennya membangun sinergi dengan masyarakat dan insan pers di Kabupaten Lebak.
Pada pertemuan santai bersama awak media, ia menekankan peran TNI sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mitra strategis pemerintah daerah.
“Saya hadir untuk membantu rakyat, bukan menggantikan peran siapa pun. Tugas saya jelas, sesuai undang-undang dan fungsi teritorial,” ujar Dandim 0603 Lebak ketika melakukan silaturahmi dengan Awak Media di Makodim setempat, pada Rabu (18/2/2026).
Mahendra lahir di Amlapura, Bali, pada 30 November 1984 dari keluarga sederhana. Lulusan Akademi Militer (Akmil) 2006 ini mengawali karier sebagai komandan peleton hingga dipercaya menjabat Komandan Batalyon Infanteri 203/Arya Kamuning di Tangerang.
Sebelum menjabat Dandim 0603/Lebak, ia berpengalaman dalam operasi pengamanan di Ambon serta penugasan strategis di lingkungan TNI AD. Ia juga pernah bertugas sebagai instruktur di Akademi Militer dan menempuh pendidikan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat.
“Dari keluarga petani sederhana, saya bersyukur bisa jadi tentara. Jabatan itu bonus, yang penting bekerja terbaik di mana pun ditempatkan,” ungkap Mahendra.
Baca Juga: THR PNS 2026 Dikabarkan Cair Lebih Awal! ASN Bisa Lebaran Lebih Tenang, Ini Bocoran Jadwalnya
Meski berdarah Bali, Mahendra menegaskan dirinya siap menjadi bagian dari masyarakat Kabupaten Lebak Banten. Bahkan, ia menyebut KTP-nya sudah beralamat Banten dan keluarganya menetap di Tangerang.
Sebagai Dandim, ia memprioritaskan ketahanan wilayah, deteksi dini konflik, serta mitigasi bencana. Ia mengakui karakter geografis Lebak yang rawan longsor dan banjir menjadi perhatian serius.
“Begitu saya masuk, saya minta tiap Koramil siapkan titik pengungsian. Kita harus siap sebelum bencana datang, bukan setelahnya,” tegasnya.
Baca Juga: Jangan Salah Niat Mandi Sebelum Puasa Ramadhan 2026 yang Benar, Lengkap Tata Cara dan Hukumnya
Mahendra membagi strategi menjadi tiga klaster, pembinaan wilayah pertahanan, pembinaan perlawanan rakyat, dan komunikasi sosial. Menurutnya peran media sangat penting dalam membantu penyampaian informasi yang utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
Mahendra juga menaruh perhatian besar pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) di Kabupaten Lebak. Ia berencana masuk ke pesantren dan sekolah untuk memberikan edukasi dasar kedisiplinan dan wawasan kebangsaan.
“Saya ingin banyak santri dan pemuda Lebak lolos jadi tentara. Kadang gagal hanya karena tidak siap fisik. Ini yang ingin saya berikan pengalaman pada siswa membantu mempesiapkannya,” paparnya.
Selain itu, Kodim 0603/Lebak akan mengembangkan kegiatan Pramuka, olahraga bela diri, hingga pembinaan generasi muda berbasis karakter.
Ia mengaku, mulai melakukan pembenahan internal markas Kodim, dari kebersihan hingga perbaikan fasilitas sederhana. Ia ingin Kodim menjadi contoh kedisiplinan dan ruang edukatif bagi masyarakat.
Baca Juga: BTN Sudah Biayai Hampir 6 Juta Rumah Sejak 1976 Pilar Utama Hunian Rakyat Indonesia
“Markas tidak harus megah, tapi harus bersih dan tertata. Dari situ moral prajurit terlihat,” jelas Mahendra.
Saya juga mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Pemkab Lebak, Polri, dan stakeholder lain untuk menjaga stabilitas keamanan dan sosial.
Dalam pertemuan tersebut, Mahendra secara terbuka mengajak media untuk bersinergi. Ia berharap pemberitaan tidak hanya fokus pada peristiwa, tetapi juga memberi konteks agar publik memahami peran TNI secara utuh.
“Kalau kita jalan bareng dan komunikasi sehat, yang diuntungkan adalah masyarakat Lebak,” ucapnya.
Baca Juga: Guncang Dunia! RI dan 7 Negara Muslim Bersatu 'Kepung' Israel Terkait Pencaplokan Tepi Barat
Mahendra menegaskan, kehadirannya di Lebak adalah amanah yang akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Saya ingin ketika masa tugas saya selesai, ada perubahan kecil yang dirasakan masyarakat. Entah itu lebih bersih, lebih tertib, atau lebih siap menghadapi bencana. Itu sudah cukup,” pungkas Dandim Lebak. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









