BERSATHU Dorong Masyarakat Pilih Travel Haji dan Umrah Resmi

AKURAT BANTEN - Asosiasi Kebersamaan Pengusaha Travel Haji dan Umrah (BERSATHU) menegaskan pentingnya penggunaan jasa travel resmi dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.
Penegasan ini disampaikan dalam diskusi publik perdana bertajuk 'Kebijakan Baru, Arah Baru, Apa Peran Kementerian Baru' yang digelar di Tangerang, Senin (29/9/25).
Ketua Umum BERSATHU, Wawan Suhada, menyatakan forum tersebut merupakan diskusi publik pertama setelah terbentuknya Kementerian Haji dan Umrah pada 9 September 2025.
Baca Juga: Angin Kencang di Tangerang Tumbangkan 10 Pohon, 4 Rumah Warga Rusak
Ia menyebut keberadaan asosiasi berperan penting dalam memberikan literasi, pembinaan, serta advokasi kepada anggotanya.
"Pembinaan travel haji dan umrah bukan hanya domain pemerintah. Dengan 3.500 penyelenggara perjalanan umrah (PPU) dan 1.500 penyelenggara haji khusus (PHK), pemerintah tidak mungkin menjangkau langsung seluruhnya. Karena itu BERSATHU hadir sebagai pionir memberikan literasi, pembinaan, dan advokasi bagi anggota," kata Wawan.
Menurutnya, eksistensi BERSATHU telah mendapat pengakuan pemerintah, ditandai dengan kehadiran Wakil Menteri Haji dan Umrah, Daniel Anzar Simanjuntak, dalam acara tersebut.
Baca Juga: Pratama Arhan Resmi Bercerai dengan Azizah Salsha di PA Tangerang
"Ini membuktikan eksistensi BERSATHU diakui, sekaligus menunjukkan adanya dukungan penuh dari Kementerian Haji dan Umrah. Ke depan, kami siap berkolaborasi dalam pengawasan, pembinaan, informasi, maupun advokasi," ujarnya.
Wawan juga menyoroti maraknya travel tidak berizin, terutama di Banten. Dia mengingatkan agar masyarakat dapat selektif memilih travel yang resmi agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.
"Di Banten saja ada sekitar 150 travel yang berizin, dan jumlah yang tidak berizin pasti lebih banyak. Saya tegaskan, yang ilegal itu dekat dengan haram. Karena itu masyarakat harus memastikan memilih travel yang resmi," katanya.
Baca Juga: Ribuan Penerima MBG Jadi Korban Keracunan, Zulhas Tutup Dapur Bermasalah
Data penyelenggara haji dan umrah saat ini masih tercatat di aplikasi Haji Pintar Kementerian Agama.
Namun ke depan, pengelolaannya akan dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah guna mempermudah masyarakat dalam mengecek legalitas penyelenggara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










