Banten

Pemerintah Gelontorkan Rp13,9 Triliun, 18,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras Empat Bulan Berturut-turut

Moehamad Dheny Permana | 12 September 2025, 20:52 WIB
Pemerintah Gelontorkan Rp13,9 Triliun, 18,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras Empat Bulan Berturut-turut

Akurat Banten - Pemerintah kembali menyalurkan dukungan bagi masyarakat melalui program bantuan pangan beras yang akan berlangsung selama empat bulan ke depan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan bahwa program ini digelontorkan atas arahan langsung Presiden dengan total alokasi anggaran mencapai Rp13,9 triliun.

“Sudah kita putuskan untuk empat bulan bantuan pangan. Bantuan pangan atas arahan Bapak Presiden,” ungkap Zulkifli.

Bantuan ini ditargetkan menyasar 18,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Setiap keluarga akan mendapatkan jatah 10 kilogram beras per bulan. Jika ditotal, penerima akan memperoleh 40 kilogram beras selama program berlangsung.

“Jadi nanti 10 kilogram, 10 kilogram, empat kali. Mungkin dibagi dua kali,” jelasnya.

Skema pembagiannya dibagi dalam dua periode. Gelombang pertama untuk bulan September–Oktober 2025, sementara gelombang kedua dijadwalkan pada November–Desember 2025. Dengan mekanisme ini, tiap keluarga akan menerima 20 kilogram beras per tahap.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menegaskan bahwa nilai anggaran yang digelontorkan mencapai Rp13,9 triliun, termasuk biaya operasional distribusi.

“Anggarannya menyesuaikan ya. Yang jelas, kemungkinan sama operasional segala macam sekitar Rp13,9 triliun,” kata Arief.

Ia juga menambahkan bahwa data penerima diperoleh dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga: Menkop: Koperasi Desa Disiapkan Jadi Penopang Ekonomi Nasional

Namun, dilakukan pembaruan agar lebih akurat, termasuk penyesuaian terhadap perubahan data demografis.

“Karena ada koreksi sedikit, biasa kan ada yang wafat, ada yang apa gitu. Pastinya akan ada penyesuaian,” ujarnya.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat di tengah dinamika ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

Sebelumnya, pemerintah juga menyiapkan paket stimulus ekonomi yang lebih luas, meliputi dukungan magang berbayar bagi lulusan baru, hingga perpanjangan insentif pajak yang berlaku sampai akhir 2025.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa anggaran untuk paket stimulus tersebut sedang dimatangkan bersama Menteri Keuangan.

“Secara keseluruhan, terdapat delapan program utama plus empat program tambahan dalam paket stimulus yang akan digulirkan hingga akhir tahun,” papar Airlangga.

Baca Juga: Ada Suara Aneh dan Angin Kencang Sebelum Ledakan Rusak Belasan Rumah di Pamulang Tangsel

Dengan adanya bantuan pangan beras serta program stimulus ekonomi, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga dan tekanan akibat kenaikan harga kebutuhan pokok bisa diminimalisir.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak tinggal diam menghadapi tantangan pangan maupun ekonomi, terutama menjelang akhir tahun yang biasanya ditandai dengan tingginya kebutuhan rumah tangga.***

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.