VIRAL! Galian Brutal di Cilegon Bikin Resah, Warga Terancam, Pengusaha 'Cuci Tangan'?

AKURAT BANTEN - Aktivitas galian tanah yang brutal di Lingkungan Curug Kepuh, Kota Cilegon, menuai protes keras dari warga.
Tanah di sekitar rumah mereka kini menjelma menjadi tebing curam, menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya longsor yang bisa mengancam nyawa.
Aksi pengerukan ini dikeluhkan warga karena pengusaha dinilai tidak peduli dengan keselamatan mereka.
Lurah Bagendung, Eha Nursoleha, bahkan mengancam akan memanggil paksa pengusaha karena tidak ada pemberitahuan resmi mengenai kegiatan ini.
"Minimal ada konfirmasi ke pihak kelurahan. Namun faktanya, pengusaha itu hanya langsung ke RT setempat. Kalau tidak ada konfirmasi resmi, kami siap memanggil secara paksa," tegas Eha, Rabu (10/9/2025).
Sebelumnya, kasus serupa juga pernah terjadi di RT 04, yang akhirnya ditutup setelah mediasi dengan warga setempat.
Pengusaha Buka Suara: Menyalahkan Penambang Lama
Pihak perusahaan penambang pasir, melalui perwakilannya Setiawan, membantah tudingan bahwa mereka telah membahayakan warga.
Setiawan menegaskan bahwa kondisi lahan yang curam, termasuk rumah yang terlihat "menggantung," adalah sisa dari aktivitas penambangan lama yang dilakukan oleh perusahaan lain.
"Rumah yang terlihat menggantung itu sebenarnya bekas kerukan penambang perusahaan lain. Visualnya jelas menunjukkan adanya aktivitas terdahulu. Kebetulan lokasinya memang berdekatan dengan area kegiatan perusahaan kami," ujar Setiawan, Kamis (11/9/2025).
Ia menambahkan bahwa perusahaannya sudah mengambil langkah antisipasi dengan membangun pagar beton di sekitar lokasi.
Namun, bagi warga, pagar beton tersebut tidak cukup untuk menjamin keselamatan mereka dari ancaman longsor.
Baca Juga: Polresta Tangerang Amankan 23 Debt Collector Usai Aksi Matel Viral di Medsos
Siapa yang Bertanggung Jawab?
Pihak lurah menyayangkan sikap pengusaha yang dinilai tidak profesional, sementara pengusaha mengklaim telah mengutamakan keselamatan dan kelestarian lingkungan, namun menyalahkan pihak lain.
Hingga saat ini, belum ada kejelasan mengenai siapa yang bertanggung jawab atas aktivitas galian brutal ini dan bagaimana nasib warga yang terancam.
Pemerintah Kota Cilegon diharapkan segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini sebelum terjadi musibah (**)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Bukan Anies atau Ganjar, Zulhas Malah Diusulkan Jadi Pengganti Gibran, Siapa Pengusulnya?
- 2MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Mahfud MD Tegaskan Harus Diproses Pidana: 'Sudah Jelas!'
- 3Mahfud MD Bongkar Dampak Putusan MA soal Suket Gibran, Nasib Jabatan Wapres Jadi Sorotan
- 4Benyamin Davnie Resmi Jadi Ketua Dewan Penasehat Gerindra Tangsel, Siap Gaspol Konsolidasi Internal
- 5Lionel Messi Lolos dari Hukuman Skorsing MLS, Ini Aturan Khusus yang Menyelamatkannya
- 6Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo
- 7Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 8Gibran Terancam Kehilangan Kursi Wapres? Pakar Hukum Minta DPR Segera Bertindak
- 9Akbar Faizal Sentil Jokowi soal Gibran, Pesannya Menohok, 'Berjiwa Besarlah'
- 10Gibran Terancam Lengser, Relawan Jokowi Beri Peringatan Keras ke Prabowo








