Banten

TERKUAK! Mengejutkan: Hanya Karena Uang Rp750 Ribu, Pelaku Tega Habisi Satu Keluarga di Indramayu

Saeful Anwar | 11 September 2025, 16:18 WIB
TERKUAK! Mengejutkan: Hanya Karena Uang Rp750 Ribu, Pelaku Tega Habisi Satu Keluarga di Indramayu

AKURAT BANTEN-Kasus pembunuhan satu keluarga di Indramayu yang menggemparkan publik akhirnya menemui titik terang.

Setelah kronologi sadis dan fitnah keji terungkap, kini motif sebenarnya dari kejahatan brutal ini juga terkuak.

Pelaku utama, R, nekat menghabisi nyawa lima orang hanya karena sakit hati terhadap korban, Budi, terkait masalah sewa mobil.

Baca Juga: SADIS! Kronologi Pembunuhan 5 Anggota Keluarga Indramayu: Dalang Habisi Nyawa Satu per Satu

Motif Pembunuhan: Dendam karena Uang Sewa Mobil

Kasus ini berawal dari masalah sepele yang berujung pada dendam luar biasa. R menyewa mobil dari Budi dengan biaya Rp750 ribu.

Namun, saat hendak diambil, mobil tersebut ternyata mogok. R pun meminta uangnya kembali, tetapi Budi menolak.

Budi berdalih uang itu sudah ia gunakan untuk membeli sembako bagi keluarganya dan hanya meminta waktu untuk mencari mobil pengganti.

Jawaban Budi justru membuat R naik pitam. Rasa kesal yang memuncak akhirnya mendorongnya untuk merencanakan pembunuhan.

Tak hanya puas membunuh Budi, R juga nekat menghabisi anggota keluarga lainnya—termasuk bayi—untuk menghilangkan semua saksi kejahatannya.

 Baca Juga: TERBONGKAR! Fitnah Keji di Balik Pembunuhan Sekeluarga Indramayu, Pelaku Tumbalkan Mantan Karyawan Korban

Kejahatan Luar Biasa dan Terencana

Peristiwa pembunuhan ini dinilai sebagai kejahatan luar biasa (extraordinary crime) oleh banyak pihak, termasuk Dosen Hukum Universitas Wiralodra Indramayu, Dudung Indra Ariska.

Hal ini karena pembunuhan tersebut tidak hanya menimbulkan keresahan luas di masyarakat, tetapi juga melibatkan korban yang lebih dari satu orang.

Menurut Dudung, kasus ini juga tergolong pembunuhan berencana dan berlapis. Pelaku secara sadis menghabisi para korban satu per satu dan mengubur mereka dalam satu lubang.

Tindakan ini menunjukkan adanya perencanaan matang dan tingkat kekejaman yang sangat tinggi.

Dudung juga mengapresiasi kerja cepat polisi dalam menangkap kedua pelaku yang sempat melarikan diri ke berbagai kota.

Kecepatan penangkapan ini dinilai telah memulihkan ketenangan masyarakat Indramayu dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat kepolisian.

Kejahatan ini menjadi pengingat mengerikan tentang bagaimana dendam, sekecil apa pun, dapat mendorong seseorang untuk melakukan tindakan brutal yang tak terbayangkan(**)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Saeful Anwar
Abdurahman