China Catat Lonjakan 5.000 Perusahaan AI dalam Lima Tahun Terakhir

Akurat Banten - China terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan teknologi kecerdasan buatan (AI) terbesar di dunia dengan lonjakan jumlah perusahaan yang bergerak di sektor ini.
Dalam lima tahun terakhir, negeri tirai bambu berhasil menumbuhkan lebih dari 5.000 perusahaan AI, meningkat pesat dari hanya sekitar 1.400 pada tahun 2020.
Data tersebut disampaikan Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China dalam gelaran World Smart Industry Expo di Chongqing.
Pencapaian ini tidak berdiri sendiri. Pemerintah China telah menyiapkan berbagai fondasi penting, termasuk pembangunan lebih dari 40.000 pabrik pintar, 11 zona percontohan inovasi berbasis AI, serta 17 zona percontohan nasional khusus untuk pengujian kendaraan cerdas yang saling terhubung.
“Kami juga meluncurkan dana senilai 60 miliar yuan untuk mendukung ekosistem industri AI nasional,” ujar Wakil Menteri Industri dan Teknologi Informasi, Xin Guobin.
Selain dana besar, pemerintah turut menggariskan etika penggunaan AI, memperkuat kerja sama internasional melalui pusat riset AI China-BRICS, dan menetapkan lebih dari 240 standar teknologi inti.
Hal ini menjadi bukti keseriusan Beijing dalam memastikan perkembangan teknologi ini tetap terarah.
Baca Juga: Indosat IM3 Hadirkan Jaringan 5G Andal dan Proteksi Digital di Festival Musik
Bila menengok ke belakang, laporan Pengembangan Internet China 2021 menunjukkan bahwa jumlah perusahaan AI pada 2020 baru mencapai 1.454.
Artinya, dalam tempo singkat terjadi peningkatan lebih dari tiga kali lipat.
Fokus pada AI bukanlah sesuatu yang tiba-tiba.
Sejak 2017, Dewan Negara China telah meluncurkan peta jalan untuk pengembangan AI generasi baru.
Langkah tersebut kemudian diperkuat dengan hadirnya pedoman “AI Plus” yang dirilis pada Agustus tahun ini.
Inisiatif tersebut bertujuan mempercepat transformasi menuju ekonomi berbasis kecerdasan, dengan menekankan kolaborasi manusia dan mesin, integrasi lintas industri, serta inovasi kolektif.
Presiden Asosiasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China, Wan Gang, menilai strategi ini berhasil karena kombinasi faktor internal yang kuat.
“Pertumbuhan industri AI di China berasal dari pemanfaatan sumber daya data yang melimpah, sistem industri yang lengkap, serta skenario penerapan yang sangat luas. Selain itu, pasar domestik yang besar memberi peluang luar biasa bagi ekspansi teknologi,” jelasnya.
Kondisi ini menempatkan China dalam jalur kompetisi global yang semakin ketat.
Baca Juga: Andika Pratama Ungkap Fakta Mengejutkan! Kenapa Banyak Artis Takut Jadi Bintang Tamu 'Lapor Pak’!
Dengan basis ribuan perusahaan, dukungan regulasi, serta investasi besar-besaran, negara ini tidak hanya mengejar ketertinggalan dari Amerika Serikat dalam hal inovasi AI, tetapi juga berambisi menjadi salah satu pemimpin dunia di bidang ini.
Ke depan, perkembangan AI di China diprediksi akan semakin cepat dan meluas ke berbagai aspek kehidupan, mulai dari industri manufaktur, transportasi, hingga layanan publik.
Bila strategi “AI Plus” berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin China akan memimpin era baru masyarakat pintar yang terhubung dengan teknologi di setiap lini kehidupan.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Pendidikan Gibran di Australia Disorot Lagi, Sosok Ini Ungkap Temuan Mengejutkan soal UTS Insearch
- 2Mantan Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko Resmi Jabat Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua
- 3Truk Air Damkar Tertahan di Tol Janger Gara-gara E-Tol, Pemadaman TPS Pinang Sempat Terhambat
- 4Gibran Ditantang Hentikan MBG Usai Kasus Keracunan, Langkah Pemerintah Jadi Sorotan
- 5Roy Suryo Tolak Restorative Justice dalam Kasus Ijazah Jokowi, Pilih Hadapi Persidangan
- 6Truk Air Bantuan Ditahan di Pintu Tol Janger, Kabid BPBD: Kami Pikirkan Keselamatan Pengendara, tapi Balasannya Begini
- 7KEK ETKI Banten Buka Keran Investasi Ekonomi Kreatif, Gandeng Kemenekraf
- 8Saiful Milah Resmi Ditunjuk Jadi Ketua DPRD Kota Tangerang yang Baru
- 9Roy Suryo dan Dokter Tifa Pede Bebas dari Kasus Ijazah Jokowi, Ini Alasan Kuasa Hukum
- 10Purbaya Dicopot Prabowo, Henri Subiakto Ungkap Alasan Mengejutkan di Balik Rasa Leganya









