Banten

Gus Irfan Resmi Dilantik Sebagai Kementerian Haji dan Umrah, Era Baru Layanan Ibadah di Bawah Prabowo

Andi Syafrani | 8 September 2025, 18:34 WIB
Gus Irfan Resmi Dilantik Sebagai Kementerian Haji dan Umrah, Era Baru Layanan Ibadah di Bawah Prabowo

AKURAT BANTEN – Sebuah babak baru dalam sejarah pelayanan ibadah haji dan umrah di Indonesia telah dimulai. Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Irfan Yusuf, atau yang lebih dikenal dengan sapaan akrab Gus Irfan, sebagai Menteri Haji dan Umrah.

Pelantikan yang berlangsung khidmat di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (8/9/2025) ini menandai lahirnya sebuah kementerian baru yang khusus menangani urusan haji dan umrah.

 Baca Juga: Sri Mulyani Tambah Kaya Sejak Jadi Menkeu, Pantas Prabowo Langsung Reshuffle Kabinet Merah Putih?

Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan bagi jutaan jemaah haji dan umrah Indonesia.

Kementerian Haji dan Umrah akan fokus pada penyelenggaraan, pengawasan, serta peningkatan layanan, dengan tujuan utama memberikan pengalaman ibadah yang lebih baik dan bermakna bagi setiap jemaah.

Tak hanya Gus Irfan, Dahnil Anzar Simanjuntak juga turut dilantik sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah. Keduanya ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 86P Tahun 2025, yang menegaskan komitmen pemerintah untuk menempatkan figur-figur kompeten dalam posisi strategis ini.

 Baca Juga: Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan Sekarang Gantikan Sri Mulyani Ternyata Bukan Orang Sembarangan di Bidang Ekonomi

Dalam suasana yang penuh khidmat, Presiden Prabowo memimpin langsung proses pengucapan sumpah jabatan. Dengan suara lantang, ia mendiktekan sumpah yang diikuti oleh Gus Irfan dan Dahnil, menandakan kesiapan mereka untuk mengemban amanah konstitusi dengan penuh tanggung jawab.

“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap mereka serentak, diikuti tepuk tangan meriah dari para tamu undangan.

 Baca Juga: Pemkab Tangerang Belum Bentuk Satgas Percepatan Program Makan Bergizi Gratis

Acara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, mulai dari pejabat negara hingga tokoh masyarakat, yang memberikan ucapan selamat kepada kedua pejabat baru. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan dan harapan atas perubahan positif yang akan dibawa oleh Kementerian Haji dan Umrah.

Pembentukan kementerian ini sontak menuai berbagai reaksi positif dari masyarakat. Banyak yang menilai bahwa langkah ini adalah jawaban konkret dari pemerintah untuk mengatasi berbagai tantangan dalam penyelenggaraan ibadah haji, termasuk masalah antrean panjang, biaya yang terus meningkat, serta kualitas layanan yang belum optimal.

 Baca Juga: 45 Unit Asrama Santri Bakal Dibangun Lewat Program Aspontren Kabupaten Tangerang 2025

Gus Irfan, sebagai tokoh muda NU yang memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan umat Islam, diharapkan dapat membawa angin segar dalam pengelolaan ibadah haji dan umrah.

Sementara itu, Dahnil Anzar, dengan pengalaman dan jaringan yang luas, diharapkan mampu memperkuat koordinasi kementerian, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 Baca Juga: 75 Ponpes di Kabupaten Tangerang Terima Program Sanitren di Tahun 2025

Dengan adanya Kementerian Haji dan Umrah, Presiden Prabowo ingin memastikan bahwa setiap jemaah haji dan umrah asal Indonesia mendapatkan layanan terbaik, mulai dari proses pendaftaran hingga kembali ke tanah air.

Harapannya, ibadah haji dan umrah tidak hanya menjadi kewajiban, tetapi juga pengalaman spiritual yang mendalam dan tak terlupakan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Varin VC
Editor
Varin VC