KAI Perpanjang Batas Waktu Pembatalan Tiket Hingga 7x24 Jam Usai Anjloknya KA Argo Bromo Anggrek

Akurat Banten - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengambil langkah responsif usai insiden anjloknya KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Pegadenbaru, Subang, Jawa Barat.
Penumpang yang terdampak kini mendapat kelonggaran waktu hingga 7x24 jam dari jadwal keberangkatan untuk membatalkan tiket mereka.
VP Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab dan perhatian terhadap para pelanggan.
"Proses pembatalan tiket diberikan perpanjangan batas waktu 7x24 jam dari jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket," kata Anne.
Anne juga menganjurkan agar penumpang yang ingin mengajukan pembatalan atau perubahan jadwal segera datang ke loket pembatalan di stasiun keberangkatan.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, masyarakat juga bisa menghubungi layanan pelanggan KAI melalui telepon di 021-121 atau WhatsApp ke nomor 0811-1211-1121.
Insiden anjloknya kereta berdampak signifikan terhadap jadwal perjalanan.
Baca Juga: Kondisi 7 Nelayan Setelah Mengambang 24 Jam Lebih di Laut Pulau Tinjil Pandeglang
KAI mencatat, pada hari kejadian sebanyak 24 perjalanan kereta dibatalkan.
Angka tersebut melonjak menjadi 54 pembatalan pada keesokan harinya.
Bahkan, masih ada dua perjalanan yang dibatalkan.
Tak hanya membatalkan perjalanan, KAI juga melakukan penyesuaian rute dengan memutar jalur operasional.
Total 42 perjalanan kereta dialihkan dari lintas Cirebon–Pegadenbaru–Cikampek menjadi rute alternatif melalui Tegal–Purwokerto–Kroya–Banjar–Bandung–Cikampek.
Langkah ini dilakukan guna memastikan layanan tetap berjalan meski dengan rute yang lebih panjang.
"Keselamatan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas kami. Seluruh langkah pemulihan akan terus kami upayakan secepat mungkin," ujar Anne.
Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, Anne juga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat.
Baca Juga: Satu Suara untuk Merdeka! Begini Contoh Woro-Woro Lomba Agustusan yang Bikin Semangat Membara
“Kami sangat menghargai kesabaran pelanggan dan meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami berkomitmen untuk memulihkan layanan ini secepatnya dengan tetap mengutamakan keselamatan,” tuturnya.
Meski dampaknya cukup besar, perbaikan jalur telah dilakukan secara intensif.
Sebanyak 200 personel teknis KAI dikerahkan, dibantu oleh tim manajemen serta pihak-pihak terkait, untuk memastikan kondisi rel kembali aman dilintasi.
Hasilnya, pada Sabtu pagi, jalur di lokasi kejadian dinyatakan bisa dilalui kembali meski masih dengan kecepatan terbatas.
“Kami berhasil mengembalikan jalur ini ke kondisi aman,” kata Anne.
Kereta pertama yang melintasi jalur tersebut pasca perbaikan adalah KA Argo Lawu dengan relasi Gambir–Solo Balapan.
Dengan langkah cepat dan transparan ini, KAI menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu pelayanan serta memastikan keselamatan tetap menjadi hal utama dalam layanan transportasi publik berbasis rel di Indonesia.***
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Adu Bukti di MK! Subhan Palal Bongkar Dalil Gugatan, Andi Azwan Beri Jawaban soal Ijazah Gibran, Ini yang Kini Dipersoalkan
- 2Mahfud MD Bongkar Kejanggalan Surat Kesetaraan Pendidikan Gibran, Singgung Soal Kewenangan MK
- 3Remaja 17 Tahun yang Tenggelam di Jembatan Grendeng Tangerang Ditemukan Tewas
- 4Wayne Rooney Minta Man City Dihukum Berat: “Turunkan Mereka ke Liga Terendah!”
- 5Tanggapi Keluhan Warga, Kelurahan Cipondoh Akui Sulit Atasi Sampah Pasar Sipon
- 6Bukan Cuma Soal Sponsor! Ini 4 Kesalahan Finansial Man City yang Kini Bisa Mengubah Nasib The Citizens
- 7Pendapatan AC Milan Tembus Rp9,4 Triliun, Kok Utangnya Malah Naik Puluhan Juta Euro? Ini Faktanya
- 8Inggris Hajar Republik Ceko 2-0 di Nations League, Kartu Merah Jadi Titik Balik
- 9Gibran Bisa Tergusur? Nama Mayor Teddy Muncul sebagai Kandidat Pendamping Prabowo di 2029
- 10Bukan Jabatan Biasa! Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo Dapat Bintang Mahaputera dari Prabowo









