Realisasi KUR Capai 70 Persen, Pemerintah Fokus Dorong Penyaluran ke Sektor Produksi

AKURAT BANTEN - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza mengungkapkan bahwa realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 telah mencapai sekitar 70 persen dari total alokasi sebesar Rp300 triliun.
Hingga 22 Oktober 2025, dana KUR yang terserap tercatat mencapai Rp214 triliun. Menurut Helvi, capaian tersebut sekaligus menandai pergeseran penting dalam kebijakan KUR yang kini lebih difokuskan untuk mendukung sektor produksi.
"Kalau secara nasional sudah lebih dari 70 persen dan perlu saya ingatkan bahwa sepanjang sejarah KUR, baru tahun ini kita bisa mentransisikan KUR ke sektor produksi," kata Helvi di Tangerang, Rabu (22/10/2025).
Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UMKM, Riza Damanik, menjelaskan bahwa penyerapan terbesar KUR tahun ini memang didominasi oleh sektor produksi, dengan porsi sekitar 60 persen.
“Sekarang alokasi terbesar justru di sektor produksi dibandingkan perdagangan. Ini menunjukkan arah kebijakan kita berpihak pada ekonomi riil,” ujar Riza.
Menurutnya, sektor produksi memiliki kontribusi besar dalam menciptakan nilai tambah dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Baca Juga: PGN Genjot Perluasan GasKita di Tangerang, Targetkan Ribuan Sambungan Baru Hingga Akhir Tahun
"Ini semuanya adalah sektor-sektor produksi yang bisa memberikan nilai tambah kepada UMKM kita. Yang bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak lagi," tuturnya.
Riza menambahkan, keberhasilan penyaluran KUR ke sektor produktif diharapkan menjadi fondasi penting dalam memperkuat struktur ekonomi nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
"Karena sebab itu kami berkeyakinan ini bisa menjadi fondasi kita menuju Indonesia Emas tahun 2045," tegasnya.
Baca Juga: Isu Perang Dingin Purbaya vs Luhut di Sidang Kabinet, Purbaya Angkat Bicara!
Di samping itu, Kementerian UMKM terus berupaya melakukan pendampingan, pembinaan kepada pelaku UMKM melalui berbagai program pelatihan untuk mengembangkan potensi.
Selain itu, Kementerian UMKM juga telah resmi bekerjasama dengan Kongres Advokat Indonesia (KAI) dalam hal memberikan perlindungan hukum terhadap pelaku usaha mikro. Kolaborasi itu dideklarasikan di acara Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro yag digelar di Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang pada Rabu (22/10/2025).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Saran Prof Jimly untuk Denny Indrayana, Bawa Nama Ganjar hingga Mahfud Soal Ijazah Gibran, Ada Apa?
- 2Keceplosan Soal 'Pasal Selundupan' untuk Gibran? Komisioner KPU Dicecar Hakim MK, Jawabannya Jadi Sorotan
- 3Prabowo Disebut Tak Lagi dengan Gibran di 2029, 3 Nama Ini Mulai Muncul sebagai Pengganti
- 4Gatot Nurmantyo Yakin Gugatan Gibran Bakal Ditolak MK, Lalu Singgung Skenario Politik Berikutnya
- 5Gugatan Gibran di MK Disebut KPU Bisa Masuk Ranah Pemakzulan, Ini Alasannya
- 6Sidang Gibran di MK Bikin Terkejut, KPU Akui Tak Cek Langsung Dokumen Pendidikan
- 7MK Didesak Buka Tahap Pembuktian Gugatan Denny Indrayana soal Ijazah Gibran, Apa yang Dipersoalkan?
- 8Golkar Ungkap Alasan Partai Pendukung Tak Turun Bela Gibran di MK, Ini Penjelasannya
- 9Jokowi Pamer KTA PSI, Chusnul Langsung Singgung Ijazah, Ada Apa?
- 10Gibran Jadi Sorotan Jelang 2029, Dedy Nur PSI Ungkap Kesiapan Hadapi Persaingan Politik









