Libur Nataru Siap-Siap Banjir Diskon, Pemerintah Gaspol Dorong Wisata dan Ekonomi Rakyat

AKURAT BANTEN - Menyambut libur panjang Natal dan Tahun Baru 2025-2026 (Nataru), pemerintah tengah menyiapkan berbagai stimulus yang diklaim komprehensif.
Tujuannya bukan hanya menjaga daya beli masyarakat, tapi juga untuk menggerakkan roda ekonomi melalui sektor pariwisata dan transportasi yang biasanya melonjak tajam saat musim liburan akhir tahun.
Baca Juga: Djarot Soroti Hasil Vonis Hasto dan Tom Lembong, Sebut Mereka Adalah Korban Kriminalisasi Oposisi
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa pemerintah tak hanya fokus pada penyediaan infrastruktur dan pengamanan libur akhir tahun, tapi juga tengah merancang sejumlah program pemicu antusiasme masyarakat.
Salah satu langkah konkret adalah rencana pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN-DTP) untuk tiket pesawat.
“Kita akan dorong lagi supaya ada event-event baru dengan potongan harga. Ini untuk mendukung sektor pariwisata dan juga mempermudah mobilitas masyarakat selama Nataru,” kata Airlangga saat ditemui usai rapat koordinasi di Jakarta.
Selain diskon untuk tiket pesawat, pemerintah juga akan menawarkan potongan harga untuk moda transportasi darat dan laut, serta mendorong program bundling wisata.
Jadi, masyarakat bisa menikmati paket perjalanan dan akomodasi dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong pergerakan wisatawan domestik ke berbagai daerah.
Stimulus ini akan dikombinasikan dengan penyelenggaraan event nasional di beberapa kota, yang diharapkan bisa menciptakan efek domino bagi perekonomian lokal.
UMKM, sektor perhotelan, hingga pedagang kaki lima diharapkan bisa ikut kecipratan rezeki dari meningkatnya aktivitas wisata dan konsumsi selama periode liburan.
Baca Juga: Jelang Laga Final, AFF Konfirmasi VAR Bakal Digunakan di ASEAN U-23 2025
Namun bukan cuma urusan liburan yang jadi perhatian. Airlangga juga menyampaikan bahwa strategi ekonomi di semester kedua 2025 akan difokuskan pada sejumlah program prioritas yang berdampak langsung pada rakyat kecil.
Tiga di antaranya adalah program Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak sekolah, Koperasi Desa Merah Putih, serta pembangunan tiga juta unit rumah.
“Program-program ini akan kita dorong bukan cuma untuk kesejahteraan, tapi juga penciptaan lapangan kerja, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujarnya.
Langkah-langkah tersebut sejalan dengan target pemerintah menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan global dan fluktuasi pasar. Dengan kombinasi antara stimulus konsumsi dan program padat karya, pemerintah berharap roda ekonomi tetap berputar dinamis hingga akhir tahun.
Baca Juga: Prediksi Line-up Indonesia vs Vietnam Jelang Final ASEAN U-23 2025 di GBK
Libur akhir tahun bukan cuma soal hiburan, tapi juga kesempatan memperkuat ekonomi rakyat. Maka dari itu, masyarakat diimbau untuk ikut aktif memanfaatkan stimulus dan program yang disiapkan, sambil tetap menjaga protokol keselamatan dan kelancaran selama musim liburan berlangsung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










